Tuesday, 24 April 2018

52 Jenis Jajanan Anak di Magelang Mengandung Formalin dan Rhodamine B

MAGELANG, KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Kota Magelang, Jawa Tengah, melakukan uji sampel terhadap makanan atau jajanan anak yang dijual di kantin beberapa sekolah dan pedagang keliling.

Hasilnya diketahui bahwa dari 300 sampel yang diuji, 17 persen di antaranya atau sekitar 52 jenis jajanan mengandung bahan berbahaya berupa formalin dan rhodamin B.

Kepala Seksi Farmamin (Farmasi, Makanan, Minuman) dan Alat Kesehatan (Alkes) Dinas Kesehatan Kota Magelang, Dumaria menjelaskan, sampel jajanan itu diuji oleh tim Dinas Kesehatan, Puskesmas, Sanitarian, Laboratorium Kesehatan Kota Magelang.

"Dari 300 sampel Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) yang kami uji, 52 diantaranya atau 17 persen mengandung formalin dan rodamin B. Dua zat ini tergolong zat berbahaya jika dikonsumsi terus menerus," jelas Dumaria.

Dumaria memaparkan, uji sampel yang dilakukan sejak awal Maret 2018 itu dilakukan di 77 kantin Sekolah Dasar (SD), 23 kantin Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 37 jajanan yang dijual keliling di wilayah Kota Magelang.

Adapun makanan yang mengandung formalin antara lain sate bakso, cilok, sate usus, usus goreng, sate hati, mie gulung, mie kuning, mie kopyok, sosis, roti bakar, donat, pisang keju, omelet.

"Sedangkan jajanan yang mengandung rhodamin b antara lain sirup, es lilin, sosis, tempura, susu kedelai, lapis, jenang mutiara," urainya.

Lebih lanjut, dua zat tersebut jika dikonsumsi jangka panjang akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia. Formalin merupakan zat kimia yang biasa dipakai untuk mengawetkan makanan, sedangkam rodamin B adalah zat pewarna tekstil.

"Kalau anak-anak sering makan makanan yang mengandung formalin bisa mengalami gangguan proses pertumbuhan. Sedangkan konsumsi makanan mengandung rhodamin bisa mengakibatkan gangguan konsentrasi, sulit tidur, hiperaktif, dan iritasi saluran pencernaan, gangguan fungsi hati/kanker hati," paparnya.

Sebagai langkah antisipatif, pihaknya memasang stiker di kantin dan sejumlah gerobak milik penjual jajanan keliling sebagai tanda makanan yang dijual layak konsumsi dan lolos tes uji bahan berbahaya.

"Saya mengajak Dinas Pendidikan untuk lebih menyeleksi jajanan anak yang bisa masuk di kantin sekolah. Kami juga mengawasi para penjual, termasuk memberikan tanda atau stiker kepada pedagang keliling yang sudah lolos uji, sehingga masyarakat bisa tahu mana jajanan yang aman dan tidak untuk dikonsumsi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Keliling Sekolah Sidomulyo Kota Magelang, Hardiman mengaku rutin menggelar pertemuan setiap satu bulan sekali untuk membahas penjualan jajanan keliling.

"Kita sering menyampaikan kepada para pedagang, kalau mau membuat dan menjual makanan untuk orang lain, harus yang baik. Tapi terkadang ada yang memang hanya demi mencari untung yang lebih kemudian menggunakan bahan berbahaya," kata Hardiman.

Paguyuban sendiri, menurutnya, tidak bisa mengawasi satu per satu pedagang. Dia pun tidak sepenuhnya menyalahkan para pedagang, karena banyak bahan dasar pembuatan jajanan yang sudah mengandung bahan berbahaya sejak dari pabriknya.

"Dari kita sudah berusaha menjual jajanan yang layak konsumsi, tapi dari pihak ketiganya yang menggunakan bahan berbahaya. Contohnya mie, bawang, dan lainnya," tandas Hardiman.

Sumber: LINK SUMBER
Penulis : Kontributor Magelang, Ika Fitriana
Editor : Reni Susanti

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Hasil Pengecekan Bahan Berbahaya di Jajanan Anak oleh Pemkot Magelang

Magelang - Dinas Kesehatan Kota Magelang meneliti bahan berbahaya di jajanan anak sekolah. Seperti apa hasilnya?

"Dari 300 sampel pangan jajan anak sekolah (PJAS) yang dijual di kantin-kantin, 17% di antaranya atau sekitar 52 jajanan mengandung bahan berbahaya. Yakni formalin dan rhodamin b," jelas Kepala Seksi Farmamin (Farmasi, Makanan, Minuman) dan Alat Kesehatan (Alkes) Dinas Kesehatan Kota Magelang, Dumaria, kepada detikcom, Senin (2/4/2018).

Adapun 300 sampel jajanan tersebut diambil dari 77 kantin Sekolah Dasar (SD), 23 kantin Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 37 jajanan yang dijual keliling, di Kota Magelang. Pengujian sampel-sampel melibatkan petugas dari Dinas Kesehatan, Puskesmas, Sanitarian, Laboratorium Kesehatan Kota Magelang.

"Sampel yang diambil itu kemudian diuji dengan parameter formalin, borak, rhodamin. Dan hasilnya masih ditemukan jajanan yang mengandung bahan berbahaya formalin dan rhodamin," terang Dumaria.

Dia menyebutkan, jajanan yang mengandung formalin antara lain sate bakso, cilok, sate usus, usus goreng, sate hati, mie gulung, mie kuning, mie kopyok, sosis, roti bakar, donat, pisang keju, omelet.

Sedangkan jajanan yang mengandung rhodamin b antara lain sirup, es lilin, sosis, tempura, susu kedelai, lapis, jenang mutiara.

Menurut Dumaria, konsumsi jangka panjang makanan yang mengandung dua bahan berbahaya tersebut sangat buruk bagi kesehatan.

"Kalau anak-anak sering makan makanan yang mengandung formalin bisa mengalami gangguan proses pertumbuhan. Sedangkan konsumsi makanan mengandung rhodamin bisa mengakibatkan gangguan konsentrasi, sulit tidur, hyperaktif dan iritasi saluran pencernaan, gangguan fungsi hati/kanker hati," urainya.

Dengan adanya temuan tersebut, Dumaria mengajak berbagai pihak untuk turut mengawasi peredaran maupun konsumsi jajan anak.

"Saya mengajak dinas pendidikan untuk lebih menyeleksi jajanan anak yang bisa masuk di kantin sekolah. Kami juga mengawasi para penjual, termasuk memberikan tanda atau stiker kepada pedagang keliling yang sudah lolos uji, sehingga masyarakat bisa tahu mana jajanan yang aman dan tidak untuk dikonsumsi," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Keliling Sekolah Sidomulyo Kota Magelang, Hardiman mengatakan, pihaknya rutin menggelar pertemuan setiap satu bulan sekali untuk membahas terkait penjualan jajanan keliling.

"Kita sering menyampaikan kepada para pedagang, kalau mau membuat dan menjual makanan untuk orang lain, harus yang baik. Tapi terkadang ada yang memang hanya demi mencari untung yang lebih kemudian menggunakan bahan berbahaya," kata Hardiman.

Pihak paguyuban sendiri, menurutnya, tidak bisa mengawasi satu per satu pedagang. Dia pun tidak sepenuhnya menyalahkan para pedagang, karena banyak bahan dasar pembuatan jajanan yang sudah mengandung bahan berbahaya sejak dari pabriknya.

"Dari kita sudah berusaha menjual jajanan yang layak konsumsi, tapi dari pihak ketiganya yang menggunakan bahan berbahaya. Contohnya mie, bawang, dan lainnya," tandas Hardiman. (sip/sip)

Sumber: news.detik.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Perlu Penindakan Tegas Pengusaha yang Membuat Tahu berFormalin

Menyusul temuan BBPOM Palembang terhadap usaha tahu menggunakan formalin sebelumnya, Kapolda Sumatera Selatan dan Kepala BBPOM di Palembang melakukan press conference temuan usaha tahu menggunakan formalin di Kota Palembang, Jumat 14 April 2018 berlokasi di tempat kejadian perkara usaha tahu milik AG di Jl. Sukorejo Palembang.

Kepala BBPOM di Palembang melakukan sendiri pengujian menggunakan test kit formalin terhadap barang bukti tahu. Hasilnya tahu tersebut positif mengandung formalin. Barang bukti langsung dikirim ke Labaratorium BBPOM di Palembang untuk pengujian lebih lanjut. Menurut pengakuan tersangka formalin diperoleh dari perorangan yang mengantar ke pabrik tahu. Tahu dipasarkan ke pasar Lemabang dan pasar perumnas kenten Palembang.

Pada kesempatan itu juga Kepala BBPOM di Palembang menyampaikan akan bekerjasama dengan Kepolisian di wilayah Sumatera Selatan maupun lintas sektor lainnya untuk memberantas produksi dan peredaran tahu mengandung formalin di Sumatera Selatan. Disampaikan juga kepada wartawan yang hadir bahwa efek konsumsi tahu mengandung formalin akan dirasakan dalam jangka panjang berupa gagal ginjal, kanker hingga kematian.

Sumber: Balai Besar POM di Palembang

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Tuesday, 10 April 2018

Makanan Mengandung Formalin di Pasar Cikampek Disita Tim Pengawas

KARAWANG - Puluhan bungkus mi basah dan tahu bantal disita petugas Tim Pengawasan Terpadu Kabupaten Karawang, karena mengandung zat formalin di Pasar Cikampek, Kamis (8/3/2018). Sebanyak 14 jenis makanan yang di jual di pasar dilakukan uji kandungan zat kimia berbahaya di pasar tersebut. Makanan yang terbukti mengandung zat formalin saat diuji laboratorium langsung disita.

Makanan yang mengandung formalin tidak boleh dijual makanya kami sita karena berbahaya untuk masyarakat. Dari 14 sampel makanan yang kita uji dua jenis makanan terbukti mengandung formalin langsung kita amankan dari pedagang.

Kepada para pedagang kami juga melakukan sosialisasi agar mereka tidak menjual makanan yang mengandung formalin." kata Sekretaris Tim Pengawasan Pangan Terpadu, Kabupaten Karawang, Kadarisman.

Kadarisman mengatakan dua jenis makanan pasar yang mengandung formalin yaitu mie basah dan tahu. Berdasarkan hasil uji lab tersebut petugas kemudian menyisir pedagang yang menjual mie basah dan tahu jenis yang sama untuk diamankan.

Puluhan mi basah dan tahu dari sejumlah pedagang kemudian dikumpulkan dan dibawa untuk dimusnahkan. "Karena sudah mengandung formalin harus dimusnahkan karena tidak boleh dikonsumsi," katanya.

Menurut Kadarisman Tim Pengawas Pangan Terpadu tidak hanya menindak pedagang, tapi juga pihaknya mengejar produsen mie basah dan tahu yang menyalurkan ke pasar-pasar di Karawang. Berdasarkan pengakuan pedagang diketahui alamat produsen mie basah dan tahu.

"Kita sudah kantongi alamat produsennya kita akan kejar kesana. Tahapannya pertama kita memberi peringatan dan mereka harus membuat pernyataan untuk tidak lagi menggunakan formalin. Jika mereka tetap membandel kita akan melakukan penyitaan bahkan menutup usahanya," katanya.

Kadarisman mengatakan pengawasan makanan sehat tidak hanya tanggungjawab pemerintah. Lebih penting lagi keterlibatan masyarakat sebagai konsumen dan pedagang harus ikut mendukung. Konsumen harus cerdas untuk memilih makanan sehat.

Kalau produk makanan mencurigakan sebaiknya tidak dibeli hingga pedagang akan sulit menjual makanan mengandung formalin. "Pedagang juga harus jujur kalau makanan yang dijualnya mengandung formalin sebaiknya jangan diterima dari produsennya," pungkasnya.

Sumber Berita dan Gambar: Sindonews.Com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.