Searching...
Monday, 11 December 2017

Sengaja Gunakan Formalin, Denda Rp 2 M Menanti !

TANJUNG SELOR –Beredarnya isu di masyarakat tentang bahan makanan berformalin terutama pada jenis ikan basah, ikan asin, daging ayam dan juga daging sapi di Pasar Induk Tanjung Selor dalam beberapa pekan terakhir cukup meresahkan masyarakat.

Menyikapi hal tersebut Kepolisian Resort (Polres) Bulungan akan menindak tegas siapa saja yang dengan sengaja menggunakan bahan pengawet berbahaya tersebut demi keuntungan pribadi.

Kapolres Bulungan AKBP Muhammad Fachry melalui Ps Kasubbag Humas Aiptu Tutut Murdayanto mengatakan, hukuman lima tahun penjara dan denda Rp 2 miliar menjadi ancaman serius bagi pelaku yang terbukti menggunakan formalin sebagai pengawet bahan makanan.

“Ini juga berdasar pada Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen,” ungkapnya pada Radar Kaltara (Radar Tarakan Group), (24/11).

Dikatakannya, Polres Bulungan sejauh ini telah memiliki data para penjual yang sebelumnya telah diambil sample oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Bulungan dan Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sehingga nantinya di antara mereka terbukti melakukan pelanggaran dan merugikan konsumen, pihaknya akan lebih mudah untuk menciduk para pelaku.

“Tapi, dasar kami juga dari pelaporan instansi terkait,’’ ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya memastikan dalam penanganan proses hukum soal formalin tak pandang bulu. Sebab, dampak dari isu yang beredar, selain merugikan pedagang juga meresahkan masyarakat.

“Disamping itu juga masalah kesehatan. Sebab, manusia yang mengonsumsi makanan mengandung formalin, bisa saja kesehatannya terganggu,’’ tuturnya.

Tutut berharap, dengan ancaman sanksi tegas dari Polres tersebut, para pedagang dapat memperhatikan keamanan bahan daganganya. Jangan sampai barang tersebut mengandung bahan berbahaya, seperti formalin ataupun boraxs. “Periksa dahulu, pastikan asal ikan atau daging itu,’’ pintanya.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop Kaltara Arifuddin. Menurutnya, jika ada sampel bahan makanan positif berformalin, tindakan tegas akan diberikan. “Bisa kita proses secara hukum,” tegasnya.

Namun dia berharap hasil dari uji laboratorium semua negatif. Sehingga keresahan masyarakat selama ini dapat diredam.

”Tapi bukan berarti jika hasilnya negatif sudah tidak ada pengawasan lagi, kami tetap lakukan pengawasan secara rutin,” katanya.

Karena tidak menutup kemungkinan formalin mengkontaminasi bahan pangan secara alami. “Bisa jadi karena terlalu lama di bekukan. Atau lainnya,” jelasnya.

Karena itu, sebelum dibawa ke jalur hukum asal muasal formalin akan ditelusuri.

Untuk diketahui, sebelumnya Dinkes Bulungan telah mengambil sebanyak 62 sample ikan dan daging di Pasar Induk untuk memastikan keamananya. Direncanakan, hasil uji laboratorium bakal disampaikan segera mungkin.(omg/dsh)

Sumber: prokal.co

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

0 komentar:

Post a Comment

Find Us on BukaLapak with This LINK and on TokoPedia with This LINK
 
Back to top!