Monday, 28 September 2015

Parah... Sudah Lima Tahun Rumah Potong Ini Jual Ayam Formalin

TEMPO.CO, Jakarta - Tujuh tempat pemotongan ayam di Tangerang ternyata menggunakan zat pengawet atau formalin. "Agar tetap terlihat segar dan menarik pembeli, mereka mencampur ayam potong dengan formalin cair," kata Wakil Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Iwan Kurniawan di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Tangerang Selatan, Senin, 14 September 2015.

Rumah pemotongan ayam itu berlokasi di Jalan Budi Asih, Tanah Tinggi, Kota Tangerang. Pada 10 September 2015, polisi dan Balai Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Banten melakukan razia dan menetapkan tiga pemilik rumah potong hewan sebagai tersangka dan memeriksa empat saksi.

Kepala Subdirektorat Sumber Daya Alam dan Lingkungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Adi Vivit mengatakan rumah pemotongan hewan itu rata-rata telah beroperasi sekitar lima tahun.

Mereka memasarkan ayam berformalin tersebut ke pasar-pasar di daerah Tangerang Kota. "Mereka mendistribusikan ayam mengandung formalin ke pasar tradisional," tuturnya. Dalam sehari, satu rumah potong hewan tersebut mampu memotong 300 ekor ayam.

Polisi belum menahan tiga pemilik rumah potong hewan yang jadi tersangka, yaitu  Ahmad Mulyono, Misrokim, dan Nur Sain. Musababnya, keluarga hingga ketua RT dan RW menjamin tersangka tak akan lari dan mempersulit penyidikan. "Walaupun tak kami tahan, mereka, tiga tersangka, berada dalam pengawasan ketat kami," tutur Iwan.

Kepala Balai POM Banten Mohamad Kashuri menjelaskan, pihaknya menemukan hampir 50 persen sampel ayam potong yang diujinya mengandung formalin. "Ada beberapa pasar, seperti Pasar Induk Rawu, Serang, dan beberapa pasar di Pandeglang terdapat ayam berformalin," katanya. Meskipun demikian, BPOM belum menetapkan Provinsi Banten sebagai daerah rawan formalin.

Salah seorang tersangka, Nu Sain, mengatakan melakukan praktek curang tersebut selama lima tahun. "Saya hanya melanjutkan usaha keluarga," tuturnya.  Dari penggeledahan di 7 rumah potong ayam tersebut, Polda Metro Jaya menyita 1,5 ton ayam berformalin dan 5 jeriken formalin cair.

Para pelaku bakal dijerat dengan Pasal 135 Huruf B juncto Pasal 35 ayat 1 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan. Lalu Pasal 62 ayat 1 jo Pasal 8 ayat 1 huruf A Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. "Pelaku bisa dipenjara maksimal 5 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar," ujar Iwan.

Sumber: GANGSAR PARIKESIT, MUHAMMAD KURNIANTO | Metro.Tempo.Co

CARA MENGETAHUI ADANYA FORMALIN

Kepala Balai Besar Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Jakarta Dewi Prawitasari memberi tahu cara mengetahui makanan yang mengandung formalin.

"Kalau formalin atau boraks, memang harus ada pengujian setelah dimasak. Tidak bisa mentah," kata Dewi saat inspeksi di Rawamangun, Jakarta, Senin.

Ia mengatakan kandungan formalin pada makanan sulit diketahui dengan hanya mencium aromanya. Menurut dia, kandungan formalin pada makanan bisa diketahui dengan menaruh makanan selama tiga hari dalam ruangan bersuhu kamar, sekitar 25 derajat Celsius. Makanan yang mengandung formalin, seperti tahu, tidak rusak atau berlendir setelah tiga hari. "Tidak ada semut atau lalat yang mendekat," kata Dewi.

Ia menambahkan, tahu yang mengandung formalin umumnya berbau menyengat serta lebih kenyal dan tidak mudah hancur. Dewi menjelaskan pula bahwa mie basah yang mengandung boraks biasanya kenyal, tidak lengket dan terlihat lebih mengkilap. Sementara makanan yang mengandung pewarna tekstil, ia melanjutkan, warnanya mencolok dan menimbulkan titik-titik warna pada makanan.

Untuk langkah mudah, dapat digunakan TEST KIT FORMALIN yang akan membantu seseorang mendeteksi keberadaan formalin dalam makanan atau minuman. Detail info Test Kit Formalin dapat dibaca di LINK INI

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.
>

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet