Friday, 25 September 2015

Konsumen Cerdas Wajib Beli Test Kit Untuk Uji Makanan Sendiri

SURYA Online, SURABAYA - Menjadi konsumen yang cerdas menjadi pilihan paling masuk akal agar bisa menghindari makanan mengandung bahan berbahaya.

Caranya, memasak sendiri, mengetahui ciri-ciri makanan sehat hingga melakukan tes secara mandiri terhadap makanan yang akan dikonsumsi.

Perilaku seperti ini jelas perlu. Karena selama ini, masyarakat sebagai konsumen tidak bisa berbuat apa-apa dalam upaya menghentikan peredaran makanan berbahaya.

Dinas Kesehatan atau Balai Pengawasan Obat dan Makanan hingga polisi hanya sesekali melakukan pengawasan dengan razia isidentil seperti saat bulan Ramadan karena peredaran makanan meningkat dari bulan biasanya.

Ningsih (37) ibu rumah tangga di Kota Surabaya ini misalnya. Ia rela menyisihkan uang Rp 200.000 hingga Rp 400.000 untuk membeli test kit atau alat pengetes boraks dan formalin.

Test kit ini buatan dalam atau luar negeri ini dengan mudah didapat di toko kimia atau apotik serta mulai banyak diperjual-belikan melalui situs online. Salah satu toko online yag menyediakan aneka test kit tersebut adalah TEST KIT SHOP (link ini) dengan merk test kit EASY TEST KIT. Toko online tersebut juga dapat ditemukan di Bukalapak (link ini) atau di TokoPedia (link ini).

"Test kit ini cukup membantu mengetahui mana makanan yang berboraks atau yang berformalin. Cara kerjanya juga gampang dan cepat," kata Ningsih.

Ibu tiga anak ini menceritakan, adanya test kit ini memang membuatnya tahu mana makanan yang aman dan makanan berbahaya.
Namun keberadaan test kit ini juga membuatnya geleng-geleng kepala karena membuatnya tahu betapa banyak makanan mengandung boraks dan formalin yang beredar di pasaran.

"Bakso, cilok, tahu, mie ayam, sosis, nuggets, tempura, kerupuk semuanya ada unsur formalin dan boraks. Sampai bingung sekarang kalau mau jajan khususnya buat anak-anak," ucapnya.

Ningsih memilih hanya membeli dua jenis test kit boraks dan formalin, sedangkan test kit untuk zat pewarna non makanan dirinya memilih tidak membeli.

Alasannya, makanan dengan zat pewarna non makanan lebih mudah dideteksi secara kasat mata.

"Warna makanan atau minumannya kan kelihatan, pasti merah, kuning atau hijau banget. Kalau sudah begitu sudah hampir pasti pakai pewarna non makanan," ucapnya.

"Kalau bukan saya sendiri siapa lagi yang melindungi," ucapnya meniru tagline iklan produk sabun kesehatan.

Sumber: Surabaya.TribunNews.Com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.
>

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet