Thursday, 3 September 2015

Kloramfenikol, Bahayanya Untuk Kesehatan dan Alat Uji Cepatnya

Kloramfenikol, Bahayanya Untuk Kesehatan dan Alat Uji Cepatnya - Pada tahun 2001 adanya issue tentang bahaya chloramphenicol menjadi suatu ganjalan untuk melakukan eksport ke nerara Uni Eropa. Setelah keluarnya Commision Uni Eropa pada tanggal 27 Desember 2001 yang menyatakan telah terdeteksi cemaran Chloramphenicol sebesar 0,075 ppb pada produk udang ekspor Indonesia yang masuk negara UE harus ditolak serta dihancurkan dan tidak diberikan kesempata re-ekspor. Nah, oleh karena larangan tersebut maka seluruh perusahaan perikanan diwajibkan untuk melakukan uji Antibiotic Chloramphenicol pada udang sebelum di ekspor.

Kloramfenikol, merupakan salah satu antibiotik yang disalahgunakan sebagai pengawet udang segar. Penggunaan antibiotik yang tidak rasional akan berdampak terjadinya resistensi pada pengobatan

Kloramfenikol dapat dihasilkan dari jenis bakteri Streptomyces venezuela secara alamiah, tetapi juga dapat diproduksi secara sintetis. Kedua jenis kloramfenikol ini dapat dibedakan. Kloramfenikol dapat digunakan untuk pengobatan dan juga sebagai pakan imbuhan pada ternak, tetapi sejak tahun 1982, Indonesia melarang menggunakan kloramfenikol untuk pengobatan hewan yang akan dikonsumsi manusia dan juga sebagai pakan imbuhan pada ternak. Peraturan ini bagi pelaku bisnis bidang perikanan tidak mengindahkannya dengan berbagai alasan. Sebagai pengobatan merupakan drug of choice dari penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella.

Menurut Peraturan menteri Kesehatan RI no. 722/Menkes/Per/1988 mencantumkan daftar bahan kimia berbahaya yang dilarang dalam makanan:
1. Natrium Tetraborat (Boraks)
2. Formalin (Formaldehid)
3. Minyak nabati dibrominasi
4. Kloramfenikol, kalium klorat
5. Nitrofurazon, dietilpilokarbonat
6. Asam salisilat beserta garamnya

Berdasarkan Peraturan menteri Kesehatan RI no. 1168/Menkes/Per/X/1999 menambahkan daftar bahan kimia yang harus dihindari, yaitu:
1. Rhodamin B (pewarna merah)
2. Methanyl yellow (pewarna kuning)
3. Kalsium bromat (pengeras)
4. Asam Borat (Boric Acid) dan senyawanya
5. Dietilpirokarbonat (Diethylpirocarbonate DEPC)
6. Dulsin (Dulcin)
7. Kalium Klorat (Potassium Chlorate)

Kloramfenikol  merupakan antibiotik yang mempunyai aktifitas bakteriostatik dan pada dosis tinggi bersifat bakterisid. Aktivitas antibakterinya bekerja dengan menghambat sintesis protein dengan jalan meningkatkan ribosom subunit 50S yang merupakan langkah penting dalam pembentukan ikatan peptida. Kloramfenikol efektif terhadap bakteri aerob gram positif dan beberapa bakteri aerob gram negatif.

Kloramfenikol merupakan antibiotik spektrum luas. Adapun efek samping dalam penggunaan obat kloramfenikol adalah sebagai berikut:
  1. Reaksi hematologik berupa depresi sumsung tulang dan anemia aplastik
  2. Reaksi saluran cerna yakni mual, muntah,  diare, glositis, dan enterokolitis
  3. Sindrom gray
  4. Menghambat fungsi penggabungan oksidase hepatik yang dapat mengakibatkan penghambatan metabolisme obat seperti walfarin, fenitonin, tolbutamin, dan klorporamid.
  5. Kloramfenikol apabila diberikan pada anak usia di bawah satu tahun dapat menyebabkan penyakit kuning.

Test Kit (Rapid Test/ Alat Uji Cepat Kloramfenikol merk ET

Test Kit Kloramfenikol adalah test kit uji kualitatif (dapat diketahui apakah suatu produk mengandung kloramfenikol atau tidak) yang didesaian untuk dapat digunakan secara mudah oleh siapa saja meskipun tanpa latar belakang ilmu kimia atau laboratorium. Test kit didesain untuk 50 kali pengujian.

ISI DALAM 1 PAKET KEMASAN TEST KIT:
- 1 Botol Reagent A 100 ml
- 1 Botol Reagent B 10 ml
- 1lembar Petunjuk Pemakaian

HARGA DAN DETAIL LENGKAP PRODUK DAPAT DILIHAT DI LINK INI

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.
>

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet