Tuesday, 7 July 2015

Tahu Formalin Beredar di Supermarket Depok

TEMPO.CO, Depok - Tim gabungan pemerintah dan Kepolisian Resor Kota Depok menemukan makanan berbahaya pada pengawasan gabungan di tiga pusat perbelanjaan di Kota Depok, Kamis 2 Juli 2015.

Kepala Seksi Pengawas Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Sih Mahayanti mengatakan ada beberapa makanan yang diuji dalam sidak kali ini. Sebab, pihaknya langsung membawa alat uji makanan. Dari berbagai jenis makanan yang diuji sampelnya, seperti bakso, tahu, kolang kaling dan mie.

Dalam sidak itu, ditemukan kandungan formalin di tahu bermerek asal Bandung dan kolang kaling yang terindikasi mengandung zat pewarna tekstil metanin yellow atau pewarna tekstil di sebuah supermarket. "Makanan yang mengandung zat berbahaya sudah kami amankan," kata Sih.

Tim gabungan juga menemukan daging dan paru-paru sapi yang sudah tidak layak konsumsi di supermarket lain di sebuah pusat perbelanjaan di Depok. Tak hanya itu, di supermarket terkenal lainnya, petugas mendapati kue kering habis masa kadaluarsanya. "Semua makanan diamankan ke Polresta Depok," ujarnya.

Kepala Polresta Kota Depok, Komisaris Besar Dwiyono mengatakan bakal menyelidiki asal peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut. Pihaknya, sudah mengamankan dan bakal menindak lanjut produsen yang nakal. "Akan diselidiki lagi berasal dari mana," ujarnya.

Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa sebagian besar makanan yang dijual di pusat perbelanjaan di Depok aman untuk dikonsumsi. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Yang penting masyarakat bisa cerdas dan cermat dalam membeli barang yang dibutuhkan.

Kapolres Dwiyono berjanji bakal mengusut tuntas apabila menemukan pengusaha nakal yang menjual makanan di pasar swalayan. "Sebelumnya kami juga sudah mengamankan pengusaha tahu berformalin," ujarnya.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta makanan yang masuk ke supermarket harus diseleksi dan dipilah dengan baik. Tujuannya, agar barang masuk ke supermarket, benar-benar aman dikonsumsi. "Supermarket harus bisa menjamin makanan yang layak dikonsumsi," ujarnya.

Nur Mahmudi juga meminta produsen melakukan uji kelayakan makanan yang diproduksi sebelum mengedarkannya. Hal ini untuk meminimalisir adanya makanan yang tidak layak konsumsi. "Pemerintah akan terus melakukan sidak gabungan sampai mendekati lebaran," ucapnya. (Sumber berita metro.tempo.co, photo: metro.news.viva.co.id)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.
>

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet