Tuesday, 7 July 2015

Lagi, Formalin Ditemukan di Pasar Rakyat di Koja

WARTA KOTA, KOJA - Petugas dari Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta, menemukan makanan yang mengandung formalin, di acara Pasar Rakyat yang digelar di Gelanggang Olahraga Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Selasa (7/7).

Kepala Suku Dinas Koperasi, Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara, Richard Bangun pun membenarkan dan menyebut Jenis makanan yang ditemukan petugas, yakni bakso dan asinan yang dijual oleh salah satu peserta acara tersebut.

"Memang ada formalin pada makanan bakso dan asinan oleh petugas BPOM DKI Jakarta. Makanan itu ternyata dijual oleh salah satu peserta binaan yang menjadi peserta di acara itu," ujarnya.

Ia mengatakan, terkait hal itu pihaknya akan melakukan investigasi dan melayangkan surat teguran kepada peserta acara tersebut. Selain itu, ia berencana akan melaksanakan sidak terhadap produsen makanan itu.

"Harus dilakukan investigasi langsung. Sebab itu makanan dijual oleh pedagang yang asli dari Jakarta Utara. Nah, pedagang itu akan dipanggil untuk dimintai keterangan serta diberikan surat teguran. Agar tidak berjualan lagi di acara itu," lanjutnya.

Lanjut Richard, hasil pemeriksaan makanan sekaligus barang bukti akan diserahkan ke pihaknya. Setelah itu, jelas Richard, akan melakukan sidak ke produsen yang membuat makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut.

"Kami akan undang ke Sudinkes, Sudin Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan, Satpol PP, Perekonomian, lalu kita mengatur jadwal terkait sidak ke produsen itu langsung," tutupnya. (Sumber wartakota.tribunnews.com)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Di Matang Mie Kuning Mengandung Formalin

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Petugas dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) Aceh, menemukan mie kuning yang mengandung formalin di Pasar Matang Geulumpangdua, Bireuen, Selasa (7/7/2015) sore.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Bupati Bireuen Ruslan Daud dengan memberi pembinaan kepada pedagang yang menjual mie kuning mengandung formalin.

Kepala BPOM Aceh, Dra Syamsuliani Apt M, melalui Kepala Bidang Pemeriksaan DAN Penyelidikan Obat Dan Makanan, Hasbi mengatakan, dari tujuh sampel mie kuning yang dibeli mereka di Pasar Matang Geulumpangdua, hasil pemeriksaan mereka, enam sampel mieformalin tersebut positif mengandung formalin.

“Kami menemukan enam sampel mei kuning yang kami beli di Pasar Matang Geulumpangdua, setelah diuji laboratorium oleh petugas kami, positif mengandung formalin yang sangat membahayakan kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya,” terang Hasbi.

Sedangkan mie kuning yang dijual sebagai penganan berbuka puasa di kawasan Kota Bireuen atau Pasar Bireuen, dari 19 sampel yang diambil oleh petugas BPOM, tidak ditemukan satu pun yang mengandung formalin.

“Untuk hari ini hanya mie yang dijual di Pasar Matang Geulumpangdua yang mengandung formalin,” kata Hasbi.

Hasil temuan tersebut langsung dilaporkan pihaknya ke Bupati Bireuen Ruslan M Daud yang ikut turun memantau proses pemeriksaan makanan atau penganan berbuka puasa di Bireuen.

“Temuan BPOM Aceh yang mengatakan mie kuning mengandungformalin segera kita tindaklanjutinya, tahap awal pedagang yang menjual mie mengandung formalin kita bina agar tidak mengulangi lagi hal yang sama, kami minta kepada seluruh pedagang mie kuning maupun pedagang penganan berbuka puasa di seluruh Bireuen atau di 17 kecamatan agar tidak menjual makanan yang mengandung formalinmaupun zat kimia lainnya, ” tegas bupati. (Sumber aceh.tribunnews.com)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Waduh, Makanan Mengandung Pewarna Tekstil dan Formalin Masih Marak di Bandung

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung masih menemukan beberapa olahan pangan yang menggunakan zat-zat yang tidak diperkenankan digunakan pada olahan pangan. Hasil tersebut di dapatkan dari hasil Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan di dua Pasar tradisional.

Berdasarkan pantauan galamedianews.com, Selasa (7/7/2015), sidak yang dilakukan BBPOM bekerjasama denga Polda Jabar, Dinas Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, masih menemukan zat-zat berbahaya pada olahan pangan. Berdasarkan hasil tes kit dari 39 sampel yang diambil dari Pasar Cihaurgeulis dan Pasar Sadang Serang, 10 sampel positif mengandung Rodhamin B dan formalin.

Hasil tes kit yang diambil dari Pasar Cihaurgeulis ditemukan tiga jenis terasi yang positif mengandung Rodhamin B (pewarna merah tekstil), Kerupuk melarat positif Rodhamin B, Pacar Cina, positif Rodhamin B, dan Mie basah yang positif mengandung formalin.

"Sedangkan untuk di Pasar Sadang Serang, ditemukan ikan asin cucut positif mengandung formalin, kerupuk kembang yang positif mengandung rodhamin B, agar-agar rumput laut mengandung formalin dan mie basah yang positif mengandung formalin," ungkap Fauzi Andriansyah, Inspektorat Pangan BBPOM.

Fauzi menyebut, untuk tindak lanjut kedepan pihaknya akan melakukan penelusuran kepada pihak produsen olah-olahan pangan ini. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada PD Pasar untuk melakukan pengawasan lanjutan terhadap Pasar-pasar yang terdapat olahan pangan berbahaya tersebut.

"Kita akan telusuri seperti mie basah dari beberapa pabrik sudah kita lakukan penggerebekan, proses hukum memang arahnya kesana untuk produsennya. Kalau untuk pedagangnya karena dia g tau, kita kasih pembinaan. Kemudian, kita titip pesan juga kepada PD Pasar agar produk-produk itu tidak ada di Pasar lagi," sebutnya.

Terkait perizinan, lanjut dia, apabila produk olahan tersebut terdaftar PIRT, pihaknya akan melakukan pengecekan ke data base yang dimiliki oleh Dinas Kesehatan.

"Kalau dia terdaftar PIRT kita akan cek data base yang ada di Dinkes ada atau tidak, kalau ada nanti kita datangi kesana. Ramadan ini banyak produk-produk olahan pangan dadakan, kaya pacar cina, yang mana kalau hari-hari biasa jarang dijual," terangnya.

Dikatakannya, sebagaimana diketahui, Rodhamin B merupakan zat yang tidak boleh berada pada olahan pangan. Sebab, dapat menyebabkan kanker hati apabila dikonsumsi dalam jangka panjang.

"Kalau dikonsumsi jangka panjang, kalau terakumulasi di dalam tubuh untuk jangka panjang, dia bisa menyebabkan kanker hati," katanya. (Sumber galamedianews.com)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Bertahun-tahun Pedagang Tak Sadar Jual Tahu Formalin

VIVA.co.id - Suku Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan (KPKP) Jakarta Timur, menyidak para pedagang di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa 7 Juli 2015. Alhasil, ditemukan empat buah tahu berformalin di pasar tersebut.

Empat tahu berformalin ini didapat dari tiga pedagang Pasar Rawamangun, yakni Agus, Edi, dan Hasan. Pedagang tahu di lantai dua Pasar Rawamangun, Agus (49), pasrah hasil sampel tahu yang dijualnya ternyata mengandung formalin. Dia juga mengaku sudah berdagang tahu selama bertahun-tahun.
"Saya tidak tahu kalau mengandung itu (formalin), saya tahunya cuma beli di Pak GR dari Bogor," kata Agus.

Agus mengakui, dia memesan sekitar satu bak berisi 100 tahu China dari GR. Biasanya, dalam satu hari tahu China berwarna putih dengan bungkus kain itu dapat habis.
Kepala Seksi Pertanian dan Kehutanan Sudin KPKP, Iwan Indriyanto, mengatakan tahu yang ditemukan formalin itu berjenis tahu China, tahu gepeng, tahu putih, dan tahu Bandung.
Dia akan meminta para pedagang tersebut menunjukkan siapa produsen tahunya. Kebanyakan, pedagang di Pasar Rawamangun mengambil tahu dari pria berinisial GR asal Bogor.
Iwan mengatakan, polisi akan menyita tahu-tahu berformalin tersebut. "Kita koordinasikan nanti dengan Polres (Jaktim). Jadi, pihak Polres nanti yang akan sita," ujar Iwan.

Selain tahu, mie mengandung boraks juga di temukan di pasar Rawamangun ini. Sudin KPKP juga menyisir delapan komoditas dagangan lainnya, di antaranya seperti buah dan sayuran. Pengecekan terhadap buah dan sayuran untuk mengetahui adanya kandungan pestisida atau tidak. "Dan hasilnya negatif (tidak ada)," ujar Iwan.

Dalam sidak yang sudah dimulai sejak pagi ini, Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Teknologi Pengujian Mutu Hasil Peternakan juga melakukan pengujian sampel terhadap daging yang dijual di Pasar Rawamangun. Sebanyak 15 pedagang ayam dan 11 pedagang daging sapi diambil sampelnya untuk diuji.

"Karena pasar ini sudah rutin selama delapan tahun kita bina, maka hasil dari pemeriksaan 15 pedagang ayam dan 11 pedagang daging sapi tadi negatif," kata Manajer Teknis Laboratorium UPT Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan dan Teknologi Pengujian Mutu Hasil Peternakan, Sabdo Kurnianto. (Sumber metro.news.viva.co.id)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Razia Tahu Formalin, Polisi Depok Malah Dapat Sabu

VIVA.co.id - Jajaran Polresta Depok rupanya kian serius memberantas peredaran bahan makanan yang mengandung pengawet mayat atau formalin.

Minggu dinihari, 5 Juli 2015, aparat menggelar razia mobil pengangkut bahan makanan seperti tahu, mi dan daging. Belakangan operasi tersebut memang gencar dilakukan jelang Lebaran.

Ini lantaran sebelumnya petugas sempat menemukan ribuan tahu berformalin di kawasan Cimanggis, Depok, beberapa waktu lalu. Tak hanya tahu, beberapa hari lalu petugas juga sempat menemukan adanya daging ayam gelondongan yang dijual bebas di salah satu pasar tradisional di Depok.

Kali ini, dengan teliti petugas memeriksa satu persatu mobil boks yang melintas di kawasan Margonda, Depok. Operasi ini dipimpin langsung Kapolresta Depok, Komisaris Besar Dwiyono didampingi Kabag Ops Polresta Depok, Kompol Agus Widodo dan Kasat Lantas Polresta Depok, Kompol Sutomo.

Selain bahan makanan berbahaya, petugas juga menyasar senjata tajam dan narkoba. "Operasi ini kami lakukan secara berkala. Kami ingin memberikan rasa aman di tengah masyarakat, terlebih saat ini jelang hari raya Idul Fitri," kata Dwiyono.

Alih-alih mencari tahu dan daging berbahaya, polisi justru menemukan salah satu pengendara yang kedapatan membawa sabu di kawasan Cimanggis Depok. Kasusnya kini dalam penyelidikan lebih lanjut.

Sementara hari ini, petugas tidak menemukan adanya bahan makanan yang terindikasi mengandung bahan berbahaya. (Sumber metro.news.viva.co.id)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

4 Pedagang Ayam di Pasar Palmerah Sengaja Gunakan Formalin

JAKARTA - Empat penjual daging ayam yang menggunakan formalin di Pasar Palmerah terancam menjalani hukuman lima tahun penjara. Pasalnya, empat penjual daging ayam tersebut secara sadar dan sengaja menggunakan formali.

Kepala Suku Dinas Pertanian Kelautan dan Ketahanan Pangan (PKKP) Jakarta Pusat Mulyadi mengungkapkan, empat pedagang daging ayam yang menggunakan formalin ialah Rina, Sartinem, Sariyem, Tukiyem. Biasanya mendekati Idul Fitri, lanjut Mulyadi, kebutuhan pokok meningkat, pedagang kerap kali curang.

"Seperti ini kita dapatkan enam pedagang diamankan petugas polisi berikut tahu dan ayam yang mengandung formalin," tegasnya.

Kasubdit Ekonomi Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya AKBP Titi Valentine mengatakan, akan menindaklanjuti temuan tersebut. Untuk penjual tahu, penyidik hanya meminta keterangan untuk selanjutnya ditelusuri lokasi pabrik tahu berformalin tersebut.

Jika sudah ditemukan dan ada penggunaan formalin, pihaknya akan meneruskan laporan ke Satuan Reserse Kriminal untuk dilakukan penggerebekan dan penindakan. "Jika kita menangkap penjual, maka tahu berformalin akan terus beredar, untuk itu akan kita telusuri pabrik pembuatan tahu yang mengandung formalin," tuturnya.

Titi melanjutkan, untuk empat penjual ayam akan dilakukan pemeriksaan intensif, sebab mayoritas dari penjual ayam secara sadar menggunakan formalin agar dagangannya bisa tetap laku terjual.

Titi mengatakan, jika penggunaan formalin dilakukan secara perseorangan maka tidak menutup kemungkinan dikemudian hari akan ada penjual ayam yang akan ditangkap lagi. "Untuk penjual ayam berbeda, mereka secara sadar menggunakan formalin untuk mendapatkan keuntungan, artinya mereka tahu bahwa apa yang dilakukan melanggar UU Perlindungan Konsumen mereka terancam hukuman lima tahun penjara," ucapnya. (Sumber metro.sindonews.com)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Mie Gepeng Positif Formalin, Terasi Mengandung Pewarna Tekstil

POJOKSATU.id, SUKABUMI – Meski pabrik mie gepeng di Kota Sukabumi telah digerebek aparat gabungan beberapa waktu lalu, namun faktanya mie yang positif mengandung formalin ini marak beredar di sejumlah pasar tradisional. Walikota Sukabumi M Muraz pun kaget bukan main mengetahui langsung hasil tes uji makanan (Rapid test, red) yang dilakukan jajarannya di kawasan Pasar Gudang, Kota Sukabumi, Jumat (26/6). Tim pun langsung menyita mie gepeng yang terbukti mengandung zat berbahaya, untuk ditindak lanjuti lebih jauh.

Parahnya lagi, saat sidak makanan berlangsung, Muraz yang membawa Sekretaris Daerah (Sekda) Hanafie Zain, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), serta instansi terkait dalam sidaknya itu juga menemukan terasi colek positif mengandung pewarna tekstil.

Dari pantauan Radar Sukabumi (Grup Pojoksatu.id), tim juga bergerak ke pasar modern seperti Ramayana, Superindo, Giant dan Toserba Tiara. Beberapa makanan yang dites saat itu di antaranya mie basah, ikan asin, kolang kaling, agar, bumbu masakan yang sudah digiling, sosis, bumbu masakan, buah-buahan dan lainnya. Tanggal kadaluarsa yang ada dalam parcel pun tak luput dari pengecekan.

“Dari 12 jenis sampel makanan yang diujikan, ada dua yang mengandung bahan berbahaya bagi tubuh yakni mie gepeng positif mengandung formalin, dan terasi colek mengandung pewarna tekstil. Sementara yang lainnya seperti perwarna agar-agar dan rumput laut itu negatif. Sedangkan bakso, tidak mengandung formalin,” ungkap Kepala UPT Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Sukabumi, Fahrizal, kemarin.

Dijelaskannya, rapid test cukup efektif untuk mengetahui kandungan zat-zat berbahaya dalam makanan. Nilai akurasinya pun bisa mencapai sekitar 90 persen.

Walikota Sukabumi M Muraz menambahkan, pemeriksaan terhadap makanan yang beredar merupakan tugas dari pemerintah. Pihaknya ingin memastikan makanan yang tersedia di pasar maupun swalayan tersebut aman. Artinya, masyarakat harus diberikan jaminan perlindungan terhadap makanan yang dikonsumsi.

“Kita lakukan tes terhadap makanan yang dijual di pasar-pasar tradisional maupun di pasar modern apakah mengandung formalin, boraks, atau pewarna. Termasuk mengecek apakah makanan yang dijual, khususnya di pasar-pasar swalayan sudah kadaluarsa atau tidak. Saya meminta semua petugas baik itu Dinkes, Diskoperindag, dan Satpol PP untuk menyetop peredaran makanan atau minuman yang mengandung bahan berbahaya” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Sukabumi, Rita Nenny mengatakan, dalam operasi kali ini pihaknya menitikberatkan pada makanan-makanan yang diduga mengadung zat formalin, boraks, dan zat pewarna. Biasanya, tes seperti itu dilakukan tiap tiga bulan sekali. Namun kebetulan saja sekarang ini bertepatan dengan Ramadan.

Dia juga mengakui, jika hasil pemeriksaan dua bulan terakhir dari sepuluh sampel jenis makanan, pihaknya menemukan zat-zat berbahaya juga seperti buah-buahan mengandung pestisida dan gula merah berformalin. Ini merupakan follow up dari pemeriksaan sebelumnya.

“Alhamdulillah kami tidak menemukan itu lagi. Lantaran bagi pedagang yang menjual makanan berbahan zat berbahaya itu sudah kami panggil dan lakukan pembinaan,” katanya. (Sumber jabar.pojoksatu.id)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Tahu Formalin Beredar di Supermarket Depok

TEMPO.CO, Depok - Tim gabungan pemerintah dan Kepolisian Resor Kota Depok menemukan makanan berbahaya pada pengawasan gabungan di tiga pusat perbelanjaan di Kota Depok, Kamis 2 Juli 2015.

Kepala Seksi Pengawas Obat dan Makanan Dinas Kesehatan Sih Mahayanti mengatakan ada beberapa makanan yang diuji dalam sidak kali ini. Sebab, pihaknya langsung membawa alat uji makanan. Dari berbagai jenis makanan yang diuji sampelnya, seperti bakso, tahu, kolang kaling dan mie.

Dalam sidak itu, ditemukan kandungan formalin di tahu bermerek asal Bandung dan kolang kaling yang terindikasi mengandung zat pewarna tekstil metanin yellow atau pewarna tekstil di sebuah supermarket. "Makanan yang mengandung zat berbahaya sudah kami amankan," kata Sih.

Tim gabungan juga menemukan daging dan paru-paru sapi yang sudah tidak layak konsumsi di supermarket lain di sebuah pusat perbelanjaan di Depok. Tak hanya itu, di supermarket terkenal lainnya, petugas mendapati kue kering habis masa kadaluarsanya. "Semua makanan diamankan ke Polresta Depok," ujarnya.

Kepala Polresta Kota Depok, Komisaris Besar Dwiyono mengatakan bakal menyelidiki asal peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya tersebut. Pihaknya, sudah mengamankan dan bakal menindak lanjut produsen yang nakal. "Akan diselidiki lagi berasal dari mana," ujarnya.

Meski begitu, ia mengungkapkan bahwa sebagian besar makanan yang dijual di pusat perbelanjaan di Depok aman untuk dikonsumsi. Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir. Yang penting masyarakat bisa cerdas dan cermat dalam membeli barang yang dibutuhkan.

Kapolres Dwiyono berjanji bakal mengusut tuntas apabila menemukan pengusaha nakal yang menjual makanan di pasar swalayan. "Sebelumnya kami juga sudah mengamankan pengusaha tahu berformalin," ujarnya.

Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail meminta makanan yang masuk ke supermarket harus diseleksi dan dipilah dengan baik. Tujuannya, agar barang masuk ke supermarket, benar-benar aman dikonsumsi. "Supermarket harus bisa menjamin makanan yang layak dikonsumsi," ujarnya.

Nur Mahmudi juga meminta produsen melakukan uji kelayakan makanan yang diproduksi sebelum mengedarkannya. Hal ini untuk meminimalisir adanya makanan yang tidak layak konsumsi. "Pemerintah akan terus melakukan sidak gabungan sampai mendekati lebaran," ucapnya. (Sumber berita metro.tempo.co, photo: metro.news.viva.co.id)

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.