Wednesday, 10 June 2015

New Product: Test Kit Formalin Kuantitatif

Meski sudah berlangsung lama, penyalahgunaan formalin menjadi pengawet makanan di Indonesia tidak pernah tuntas diatasi. Padahal, kandungan berlebih formaldehida, senyawa aktif dalam formalin, dalam tubuh bisa memicu berbagai penyakit, mulai dari peradangan saluran cerna hingga berbagai jenis kanker. Formaldehida (formalin) termasuk bahan kimia berbahaya dan beracun. Oleh karena itu, formaldehida tidak boleh dipakai di industri makanan.

Formaldehida ialah bahan penting dalam industri. Peranannya sulit digantikan. Senyawa aktif itu digunakan sebagai perekat kayu lapis, pengawet kayu, pembunuh kuman, bahan baku plastik, bahan cat, bahan bangunan, dan bahan komponen mobil. Masalahnya, formaldehida di Indonesia disalahgunakan jadi pengawet makanan. Penyalahgunaan serupa ditemukan di sejumlah negara berkembang. Beberapa bahan makanan yang kerap ditemukan mengandung formalin ialah mi basah, tahu, bakso, ikan, hingga roti.

Setelah keluarnya Test Kit Formalin (kualitatif) kami yang sudah banyak digunakan di banyak tempat atau instansi karena kemudahaannya, CV, ET Group kembali meluncurkan produk baru untuk pengujian KADAR atau KANDUNGAN formalin pada suatu bahan pangan yaitu TEST KIT FORMALIN KUANTITATIF.

ISI DALAM 1 PAKET KEMASAN TEST KIT FORMALIN KUANTITATIF:
- 1 Botol Reagent Indicator 15 ml
- 1 Botol Reagent Titrant 120 ml
- 1 Botol Padatan Reagentt Reductor 30 g

Test Kit ini dibandrol dengan harga Rp.1.200.000,00 untuk sekitar 110-120 kali pengujian

Test kit ini menggunakan prinsip TITRIMETRI untuk pengujiannya, dengan test kit ini maka kandungan formalin pada suatu bahan uji dapat diketahui (dengan konsentrasi % berat/berat).

GAMBAR TEST KIT FORMALIN KUANTITATIF




PANDUAN PENGGUNAAN TEST KIT FORMALIN KUANTITATIF



Sumber dari website TEST KIT SHOP

UNTUK MEMUDAHKAN MENEMUKAN PRODUK KAMI, DOWNLOAD APLIKASI ANDROID KAMI DI LINK BERIKUT,


Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Monday, 8 June 2015

Dinkes Temukan Formalin pada Makanan Kaki Lima

MAJALENGKA, (PRLM).- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Majalengka banyak menemukan jajanan berformalin yang dijual oleh sejumlah pedagang makanan kaki lima di Alun-alun Kota Majalengka. Hasil sample dari 44 pedagang makanan, 13 pedagang di antaranya berjualan makanan mengandung bahan pengawet berbahaya.

Makanan yang diuji labolatorium tersebut hampir keseluruhannya makanan jadi yang kemudian diolah para pedagang sebelum dikonsumsi oleh konsumennya. Hanya pada umumnya para pedagang tersebut tidak mengetahui kalau makanan yang dijualnya tersebut berbahan pengawet berbahaya jika dikonsumsi manusia.

Bupati Majalengka Sutrisno disertai Kepala Dinas Kesehatan mengatakan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Rieswan Graha mengatakan, rajia makanan berformalin tersebut dilakukan tim dari Dinas Kesehatan dan Perdagangan beberapa hari lalu. Itu sengaja dilakukan berawal dari adanya indikasi peredaran makanan dan jajanan berbahan pengawet berbahaya namun justru banyak di gemari masyarakat.

“Atas temuan tersebut kami sudah memberikan peringatan kepada para pedagang agar tidak menjual makanan tersebut, kalaupun menjual makanan yang sama disarankan agar mencari makanan yang tidak menggunakan formalin sehingga tetap tidak kehilangan pelanggannya. Jualan bisa tetap berlanjut,” ungkap Rieswan Graha.

Makanan yang telah diperiksa dan dinyatakan mengandung formalin diantaranya adalah seblak, bakso, mie ayam, tahu bulat, tahu kuning serta sejumlah makanan lainnya. Sedangkan pedagang makaroni mengandung perwarna tekstil. Jenis makanan tesrebut sangat membahayakan kesehatan.

Atas persoalan tersebut menurut Bupati, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti dan dilakukan penelitian lebih mendalam. Pemeriksaan dianggap penting guna megusut mata rantai barang dagangannya hingga ke tingkat produsen, karena yang harus ditindak adalah produsennya, selain mengingatkan pedagang makanan. Para pedagang sendiri ternyata tidak mengetahui kalau barang dagangannya mengandung formalin, mereka mengaku hanya mencari bahan mentah untuk diolah kembali bukan buatan sendiri.

“Saya meyakini bahwa para pedagang ini tidak mengetahui kalau makanan yang dijualnya tersebut mengandung bahan berbahaya. Makanya yang harus diusut adalah produsennya agar dia berhenti memproduksi makanan berbahaya,” ujar Bupati.

Di samping itu menurut Bupati tidak menutup kemungkinan makanan yang sama juga dijual di tempat lain di luar daerah sehingga peredarannya cukup luas.

Bupati juga mengintruksikan Dinas Kesehatan untuk melakukan pemeriksaan terhadap jajanan di sekolah-sekolah terutama Sekolah Dasar, jangan sampai anak-anak yang proses pertumbuhan otaknya masih bagus dijejali makanan berbahaya hingga menganggu kecerdasan berfikir anak-anak.
"Yang harus di tangkap dan di tindak adalah produsen makanannya, pabriknya harus diketahui berada dimana. Hanya menurut sumber barang yang mengandung formalin ini bukan hanya diperjualbelikan di Majalengka, tapi hampir dari semua daerah, yang kabarnya pabriknya berada di Bandung," papar Bupati.

Sutrisno sendiri mengaku tidak akan melarang para pedagang menghentikan usahanya, karena itu menyangkut hajat hidup orang banyak. Terlebih kawasan alun-alun sengaja dibuat untuk menghidupkan roda ekonomi masyarakat. Apalagi tugas dan kewajiban pemerintah itu memberikan pelayanan dasar, melakukan pembangunan dan memberikan perlindungan terhadap masyarakat.

"Mereka kan lagi usaha, untuk memberikan nafkah terhadap keluarganya. Jadi, dipersilakan dagang kembali, hanya jangan menggunakan makanan berformalin," pinta Sutrisno. (Tati Purnawati/A-147)

SUMBER: pikiran-rakyat.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Siomay dan Kwetiau di Sabang Jakpus Mengandung Formalin

VIVA.co.id - Badan Pengawasan Obat dan Makanan DKI Jakarta (BPOM) bersama dengan Pemerintah Kota Jakarta Pusat, hari ini, Jumat 22 Mei 2015 melakukan inspeksi mendadak ke Kampung Lima, Sabang, Menteng, Jakarta Pusat. Dalam sidak ditemukan ada lima sampel makanan yang terbukti mengandung bahan kimia berbahaya bagi tubuh manusia.

Kelima sempel makanan itu yakni, tahu putih, tahu kuning, tahu siomay, kwetiau, dan ketupat. Diketahui, kelima bahan makanan tersebut terbukti mengandung zat formalin, dan satu di antaranya terbukti mengandung boraks.

"Dalam sidak kali ini, kami temukan lima sampel mengandung formalin semuanya. Kecuali ketupat mengandung boraks," kata Dewi Prawita Sari, di Kampung Lima, Sabang, Menteng Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Kepala Suku Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan Jakarta Pusat, Ety Syartika, menjelaskan untuk saat ini, para pedagang yang dagangannya terbukti mengandung zat kimia berbahaya akan dikumpulkan dan diberikan imbauan. Namun ia menambahkan, apabila dalam sidak selanjutnya pedagang masih terbukti mencampur zat kimia berbahaya, maka akan diberikan sanksi tegas, berupa dilarang berjualan lagi di Kampung Lima.

"Pada tahap ini kami tidak akan memberikan sanksi. Kami akan melakukan pembinaan terlebih dahulu terhadap para pedagang itu. Namun ke depannya kalau ditemukan lagi dagangan mereka masih mengandung zat berbahaya, maka akan kami kenakan sanksi, yaitu berupa larangan untuk berjualan lagi di sini," kata Ety.

Mengapa para pedagang ini belum diberikan sanksi tegas, karena Ety menilai para pedagang tidak mengetahui juga bahwa barang yang mereka jual mengandung zat kimia berbahaya. Maka dari itu, ia menegaskan nantinya pada pedagang ini harus beralih dalam membeli bahan pangan yang akan mereka gunakan untuk berjualan dari orang yang sebelumnya mereka beli.

"Kami akan tanya sumbernya dari mana mereka beli, dan akan mengimbau mereka agar tidak membeli pada mereka lagi," ujar Ety. (ase)

SUMBER: metro.news.viva.co.id

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Makanan Mengandung Formalin Langsung Ditarik dari PKL Kampung Lima

JAKARTA, KOMPAS.com — Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat langsung menarik bahan makanan dari pedagang kaki lima (PKL) di Kampung Lima, Jalan Sabang, yang mengandung bahan berbahaya. Pasalnya, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DKI Jakarta menemukan lima makanan yang mengandung bahan formalin dan boraks, Jumat (22/5/2015).

"Semua jenis makanan yang mengandung (formalin dan boraks) akan ditarik," kata Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede, di Jalan Sabang, Jakarta Pusat, Jumat pagi.

Kendati demikian, ia akan memberikan kewenangan kepada para pedagang untuk berjualan. Kewenangan itu hanya sebatas menjual bahan makanan yang tidak terbukti mengandung bahan-bahan berbahaya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Pusat Ety Syartika menyebut pihaknya akan melakukan pembinaan terlebih dahulu. Setelah itu, pihaknya akan menindak tegas jika menemukan bahan makanan berbahaya kembali beredar di pusat kuliner Kampung Lima.

"Tahap awal ini sudah pembinaan dulu. Ke depan, akan dilakukan sanksi tegas jika ditemukan kembali," kata Ety.

Pembinaan itu, kata Ety, berupa pemilihan makanan yang berkualitas sehingga tidak tertipu lagi oleh pedagang nantinya. Sementara itu, Kepala BBPOM DKI Jakarta Dewi Prawitasari mengatakan, pihaknya juga akan melakukan sidak kembali. Namun, sidak itu akan dilakukan secara tertutup.

"Kita akan balik lagi ke sini dan uji sampel, tapi dilakukan tertutup. Nanti kita kasih hasilnya ke Pemda," ucap Dewi.

Sebelumnya, BBPOM DKI Jakarta dan Sudin KUMKMP Jakarta Pusat menemukan lima bahan makanan yang mengandung formalin dan boraks. Empat makanan terdiri dari tiga tahu dan kwetiau yang mengandung formalin, sedangkan satu ketupat mengandung boraks.

SUMBER: megapolitan.kompas.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.