Friday, 6 March 2015

Jajanan di Sejumlah Sekolah Belum Terbebas dari Zat Berbahaya

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Jajanan di sejumlah sekolah di Jakarta Utara hingga belum terbebas dari zat berbahaya. Buktinya Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) dan Pemkot Jakarta Utara menggelar sidak disejumlah sekolahan di Jakarta Utara menemukan ada makanan yang dijual oleh pedagang mengandung formalin, broraks, pewarna merah dan kuning.

Bahan-behan tersebut diketahui setelah sejumlah makanan dilakukan uji labotarium dan hasilnya sangat membahayakan untuk kesehatan bahkan yang memakannya bisa terkena penyakit kanker. Sidak makanan ini dilakukan secara serentak pada Senin (4/3) di sekolah SDN 03 Pagi Penjaringan, mengambil 49 sample, SDN 04 dan 09 Pademangan Timur, 15 sample dan SDN Pademangan Barat 01 dan 02, sebanyak 28 sample jajanan.

Dari hasilnya 2 sample, yakni tahu itu diketahui mengandung borak, sedangkan gulali mengandung pewarna merah. Makanan itu diambil petugas saat sidak di lingkungan SDN 04 dan 09 Pademangan Timur.

Sementara itu di SDN Pademangan Barat 01 dan 02, ditemukan 5 sample makanan positif mengandung bahan berbahaya formalin, borak dan pewarna kuning. Sample jajanan tersebut yakni cilok, spagethi kering dan saus cabai.

Kepala Badan POM di DKI Jakarta, Dewi Prawita Sari mengakui pihaknya melakukan sidak kesejumlah sekolahan yang ada di Jakarta Utara. Menurutnya dari hasil 92 sample dari 7 diantara jajanan itu mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna kuning serta merah.

“Makanan ini dikonsumsi dengan jumlah banyak dan lama akan menyebabkan penyakit kanker bagi para konsumen. Sedangkan terkait penindakan pihaknya menyerahkan kepada pemerintah daerah. Kalau tugas kita ini hanya melakukan pengujian apakah mengandung zat berbahaya atau tidak,” ujar Dewi Prawita Sari, Rabu (4/3).

Berdasar PP nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan kata Dewi, mutu dan gizi panganan, diatur tentang pengawasan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kedepan pihaknya juga berharap kepada Pemprov DKI Jakarta, agar supaya menganggarkan pengawasan terhadap panganan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Sedangkan Wakil Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi menambahkan, pihaknya akan segera merespon hasil lab dari Badan POM di DKI Jakarta. “Kita akan secepatnya turun ke lapangan terutama di sekolah yang ditemukan jajanan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Selain itu para pedagang tersebut juga akan diberikan memperingatkan tegas,” ujarnya.

Dengan ditemukannya makanan mengandung zat berbahaya ini, pihaknya meminta kepada seluruh sekolahan baik kepala sekolah, guru dan para orang tua untuk bersama-sama mengawasinya. Selain itu para pedagang itu juga akan mendapat pengawasan ketat dan masih ada yang nekat pihaknya akan memproses secara hukum. SUMBER: POSKOTANEWS.COM

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet