Friday, 13 March 2015

Sehari, Pengusaha Ini Jual 100 Kg Kikil Formalin

TEMPO.CO , Jakarta: Polisi menggerebek enam rumah yang memproduksi makanan kikil di Kalideres, Jakarta Barat. Rumah-rumah itu digerebek lantaran kikil yang dibuat dari kulit sapi itu diduga mengandung formalin.

“Kami masih mendalami apakah benar ada formalin atau tidak,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Putu Putera Sadana, di Kalideres, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2015. Polisi masih memeriksa pembuat dan pemilik rumah yang dijadikan pabrik tersebut. Saat ini status mereka masih sebagai saksi.

Seorang pemilik rumah, Sri, 33 tahun, mengaku memproduksi kikil bersama suaminya, Joko, 34 tahun. Dia tidak membantah jika dalam proses produksi menggunakan formalin. Bahkan pemakaian formalin itu dilakukan sejak Juli 2014. “Biar laris pakai formalin,” ucapnya. Sri mengatakan formalin digunakan untuk menjaga keawetan bahan baku. Sebab, kulit sapi akan membusuk setelah satu hari.

Berkat formalin, Sri mengatakan omzet usahanya meningkat. Dalam sehari, dia mampu menjual hampir 100 kilogram kikil seharga Rp 17 ribu per kilogram. Pembelinya sebagian besar berasal dari pedagang di Jakarta Barat.

Sri mengaku dahulu tak pernah menggunakan formalin. Namun hampir setiap hari sebanyak 40-50 kilogram kulit sapi yang mereka beli membusuk. Akibatnya, biaya produksi meningkat karena harus membeli bahan baru. “Jadi kami putuskan pakai formalin biar awet,” ujar perempuan asal Pekalongan, Jawa Tengah, ini.

Seorang pekerja di pabrik kikil, Wasrono, 35 tahun, mengatakan penggunaan zat berbahaya pada pabrik rumahan itu bukan cuma formalin. Saat memproduksi, mereka juga menggunakan bahan kimia H2O2 dan pemutih. Tujuannya, agar kikil terasa licin dan bening. “Pakai pemutih biar tidak bau juga,” tuturnya. Penggunaan formalin dan pemutih dalam produksi kikil, menurut Warsono, juga diketahui oleh warga sekitar.

Proses produksinya, kulit sapi dipotong dan dikuliti hingga bersih. Bagian yang sudah dipotong itu kemudian direndam menggunakan pemutih, formalin, dan pelicin. Kikil itu langsung berubah warna menjadi putih bening. “Setelah direndam, baru kemudian digoreng, lalu dijual kepada pedagang,” kata Wasrono. Kulit-kulit sapi di rumah-rumah produksi kikil itu sebagian dibiarkan tergeletak di bilik-bilik pengolahan. Kulit sapi dihinggapi lalat lantaran dibiarkan begitu saja tanpa penutup.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta, Dewi Prawitasari, mengatakan sudah memeriksa sampel awal kikil yang diduga mengandung bahan kimia berbahaya. Hasilnya, sampel tersebut dinyatakan positif mengandung formalin. “Karena itu, pabriknya digerebek untuk diuji sampel lebih lengkap,” katanya. Saat operasi penggerebekan, polisi dan petugas BPOM mengambil lima sampel yang berasal dari enam rumah pembuat kikil. Hasil pengujian laboratorium baru bisa diketahui paling cepat pada Jumat besok.

SUMBER: WWW.TEMPO.CO

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Pabrik Mie Berformalin di Duri Digrebek, 200 kg Mie Formalin Diamankan BPOM

DURI - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Riau dibantu jajaran Polsek Mandau melakukan penggrebekkan pabrik mie rumahan di Jalan Damai RT 1 RW 6 Kelurahan Duri Timur, Kamis malam (12/03/15) sekira pukul 22.30 WIB. Sebanyak 200 kg mie yang positif mengandung formalin diamankan, berikut bahan-bahan berbahaya untuk pembuatan mie tersebut. Seperti 3 dirigen formalin yang disimpan dalam dirigen 20 liter, soda api dan bahan pewarna sintetik.

Penggrebekan yang diawali dengan penyamaran oleh tim BPOM ini mengundang perhatian warga. Ratusan warga memadati TKP yang hanya berupa rumah sederhana semi permanen. Pasangan suami istri pelaku usaha mie berformalin itu, SW (61) dan Hn beserta dua orang pekerja tak berkutik saat tim BPOM dan kepolisian mengrebek usaha rumahan itu.

Pihak BBPOM langsung melakukan uji laboratorium di pabrik rumahan itu. Hasilnya mie basahan siap edar itu positif mengandung formalin. Kedua pasangan suami istri berikut 200 mie siap edar pun diamankan ke Polsek Mandau.

Kasi Pemeriksa BPOM, Veramika Ginting SSI, Apt, Mh menjelaskan kecurigaan terhadap produk mie basahan formalin ini diawali dari penyidikan di daerah Kandis. Mie yang didapat di Kandis positif mengandung formalin. Dari keterangan pedagang mie ternyata mie tersebut diperoleh dari Duri.

"Mie nya positif mengandung formalin,"jelasnya. (yan, Riaulantang.com)

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Saturday, 7 March 2015

Makanan Berformalin Marak, Disperindag Diminta Sidak Pedagang

Heibogor.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bogor bersama unsur terkait lainya, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke pasar Dramaga.

Dalam Sidak tersebut ditemukan beberapa produk makanan yang mengandung formalin. Produk makanan mengandung formalin yang ditemukan di Pasar Dramaga diantaranya adalah mi kuning, mi glosor, ikan selar asin, ikan cucut asin hingga gula merah yang mengandung formalin.

Sementara itu Kasi Perlindungan Konsumen Disperindag, Jaya Sanirin mengatakan beragam makanan yang mengandung formalin tersebut dibeli pedagang dari Pasar Merdeka dan Pasar Lawang Seketeng di Kota Bogor.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Disperindag Kota Bogor untuk melakukan operasi serupa di dua pasar tersebut. Tindakan kami kepada para pedagang ini adalah pembinaan agar tidak mengulangi lagi dan barang bukti tersebut kami sita," kata Jaya kepada heibogor.com, Selasa (3/3/2015).

Untuk itu pihak Disperindag menghimbau kepada masyarakat agar tidak tertipu dan lebih jeli terhadapa produk makanan yang dibeli dipasar. Ciri-ciri produk berformalin adalah makanan tersebut keras, awet dan tidak dikerubungi lalat. SUMBER: www.heibogor.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Jajanan Tak Layak Makan Marak Beredar, Komisi C DPRD Probolinggo Panggil Dinkes

PROBOLINGGO (BangsaOnline) - Komisi C DPRD Kota Probolinggo memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) terkait temuan adanya makanan jajanan yang diduga mengandung bahan kimia seperti eodhamin B, formalin, borak serta pestisida yang berbahaya yang beredar di Kota Probolinggo.

Dalam Hearing, Abdul Aziz, anggota Komisi C menunjukkan satu sample makanan yang dia dapat disalah satu pedagang jajanan keliling di sebelah rumahnya. Oleh Aziz, sample makanan yang lengkap dengan sedotan yang tak lazim itu ditunjukkan langsung kepada Kepala Dinas Kesehatan, Nur Hasanah dan beberapa staf Dinkes yang ikut dalam hearing, Senin (2/3).

Dewan mempertanyakan langkah Dinkes dalam pengawasan jajanan di sejumlah lembaga sekolah mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA. Dinkes diminta jeli.

“Ini harus ada jaminan dari Dinkes. Sudah sejauh mana mereka melakukan pengawasan kepada para pedagang keliling itu. Kalau ini dibiarkan, ini akan mengancam anak-anak yang notabene merupakan generasi muda bangsa. Kita perlu mendapatkan keterangan secara detail, sejauh mana langkah Dinkes untuk mengawasi itu,” tegas Aziz diamini anggota Komisi C yang lain.

Kepala Dinkes, dr. Nur Hasanah mengaku sejuah ini pihaknya sudah melakukan beberapa sidak ke sekolah-sekolah untuk melakukan inspeksi sanitasi, melakukan uji petik terhadap tempat pengelolaan makanan meliputi depot, PKL, kantin sekolah dengan mengambil sample untuk diperiksa di laboratorium.

Hasilnya, menurut Nur Hasanah, Dinkes menemukan sebanyak 12 tempat atau penjual yang kedapatan mencampur makanan atau jajanannya dengan bahan kimia berbahaya. Salah satu contoh, disalah satu penjual di depan SDN Ketapang III yakni penjual dengan produk krupuk gurih yang mengandung boraks.

“Kita juga menemukan ikan klothok Benggol yang dijual dipasar Baru mengandung formalin. Dengan temuan 12 makanan yang mengandung Formalin, Boraks, Rhodamin B, kita langsung melakukan sosialisasi dan pengawasan langsung kepada semua pedagang, kios-kios, PKL dan depot untuk tidak mencampur makanan yang mereka buat. Khusus untuk sekolah-sekolah, kita juga melarang siswa membeli jajanan diluar sekolah, karena kita mengusulkan ditiap sekolah harus ada kantin khusus dan tiap bulan kita awasi secara terus-menerus,” tegas Nur Hasanah.

Dari Hearing yang itu, Komisi C akhirnya mengeluarkan rekomendasi yang intinya agar Dinkes bersikap tegas terhadap semua pedagang keliling yang mencampur makanannya dengan bahan berbahaya.

“Dinkes juga harus menertibkan pedagang disekolah-sekolah meliputi TK hingga SD. Serta makanan Cilox yang banyak beredar disekolah harus betul-betul diawasi secara intensif. Dinkes juga harus menyediakan tempat pengaduan dan ada penanda khusus kepada pedagang yang dinilai tertib,” ujar Ketua Komisi C, Agus Riyanto membacakan Rekomendasi. SUMBER: BANGSAONLINE.COM

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Friday, 6 March 2015

Jajanan di Sejumlah Sekolah Belum Terbebas dari Zat Berbahaya

TANJUNG PRIOK (Pos Kota) – Jajanan di sejumlah sekolah di Jakarta Utara hingga belum terbebas dari zat berbahaya. Buktinya Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM) dan Pemkot Jakarta Utara menggelar sidak disejumlah sekolahan di Jakarta Utara menemukan ada makanan yang dijual oleh pedagang mengandung formalin, broraks, pewarna merah dan kuning.

Bahan-behan tersebut diketahui setelah sejumlah makanan dilakukan uji labotarium dan hasilnya sangat membahayakan untuk kesehatan bahkan yang memakannya bisa terkena penyakit kanker. Sidak makanan ini dilakukan secara serentak pada Senin (4/3) di sekolah SDN 03 Pagi Penjaringan, mengambil 49 sample, SDN 04 dan 09 Pademangan Timur, 15 sample dan SDN Pademangan Barat 01 dan 02, sebanyak 28 sample jajanan.

Dari hasilnya 2 sample, yakni tahu itu diketahui mengandung borak, sedangkan gulali mengandung pewarna merah. Makanan itu diambil petugas saat sidak di lingkungan SDN 04 dan 09 Pademangan Timur.

Sementara itu di SDN Pademangan Barat 01 dan 02, ditemukan 5 sample makanan positif mengandung bahan berbahaya formalin, borak dan pewarna kuning. Sample jajanan tersebut yakni cilok, spagethi kering dan saus cabai.

Kepala Badan POM di DKI Jakarta, Dewi Prawita Sari mengakui pihaknya melakukan sidak kesejumlah sekolahan yang ada di Jakarta Utara. Menurutnya dari hasil 92 sample dari 7 diantara jajanan itu mengandung bahan berbahaya seperti formalin, boraks, pewarna kuning serta merah.

“Makanan ini dikonsumsi dengan jumlah banyak dan lama akan menyebabkan penyakit kanker bagi para konsumen. Sedangkan terkait penindakan pihaknya menyerahkan kepada pemerintah daerah. Kalau tugas kita ini hanya melakukan pengujian apakah mengandung zat berbahaya atau tidak,” ujar Dewi Prawita Sari, Rabu (4/3).

Berdasar PP nomor 28 tahun 2004 tentang keamanan kata Dewi, mutu dan gizi panganan, diatur tentang pengawasan merupakan kewenangan pemerintah daerah. Kedepan pihaknya juga berharap kepada Pemprov DKI Jakarta, agar supaya menganggarkan pengawasan terhadap panganan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh.

Sedangkan Wakil Walikota Jakarta Utara, Wahyu Haryadi menambahkan, pihaknya akan segera merespon hasil lab dari Badan POM di DKI Jakarta. “Kita akan secepatnya turun ke lapangan terutama di sekolah yang ditemukan jajanan yang mengandung zat berbahaya bagi tubuh. Selain itu para pedagang tersebut juga akan diberikan memperingatkan tegas,” ujarnya.

Dengan ditemukannya makanan mengandung zat berbahaya ini, pihaknya meminta kepada seluruh sekolahan baik kepala sekolah, guru dan para orang tua untuk bersama-sama mengawasinya. Selain itu para pedagang itu juga akan mendapat pengawasan ketat dan masih ada yang nekat pihaknya akan memproses secara hukum. SUMBER: POSKOTANEWS.COM

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Hati-hati Beredar Makanan Mengandung Boraks Marak

Kebayoran Baru, Warta Kota -- Kadar kesehatan makanan yang dijajakan pedagang kaki lima (PKL) di Jakarta Selatan sangat memprihatinkan. Pasalnya, makanan yang dijual diduga mengandung borax dan formalin.

Hal itu disampaikan Kepala Suku Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan (UMKMP) Jakarta Selatan, Joko Indromartono, Kamis (27/2). Dikatakan Joko, pihaknya telah mengambil sampel makanan pedagang binaan yang berdagang kaki lima di tiga tempat. Yaitu, di Melawai 13, dan Pasar Blok S, Kebayoran Baru, serta Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.

“Dari hasil sidak dan pengujian sampling makanan di tiga tempat itu banyak makanan yang tidak sehat, karena mengandung borax, formalin, dan zat pewarna,” kata Indromartono, Sabtu (28/2).
Pihak Sudin UMKMP Jakarta Selatan menerima informasi dari pedagang, bahwa bahan makanan diduga berasal dari sebuah pasar di kawasan Kebayoran Baru.

Akan diselidiki

Sementara itu, pihak PD Pasar Jaya akan menyelidiki kebenaran kabar penjualan beberapa bahan kebutuhan makanan yang diduga mengandung borax dan formalin di sebuah pasar di kawasan Kebayoran Baru,.

“Kami juga belum tahu itu pedagang yang mana yang di maksud,” kata Kepala Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun, saat dihubungi, Sabtu (28/2).

Dia mengatakan kalaupun ada pedagang yang menjual makanan yang mengandung formalin dan borax tentu akan diberikan pembinaan dan tindakan yang sesuai dengan aturan yang ada.

“Kami berharap yang memberikan informasi tersebut pun harus jelas dulu kebenarannya sehingga tidak menimbulkan fitnah yang dapat merugikan para pedagang nantinya akibat pemberitaan tersebut,” kata dia. SUMBER: TRIBUNNEWS.COM

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

BPOM sidak kantin Blok S, ada kerupuk pakai pewarna di lontong sayur

Merdeka.com - Suku Dinas Usaha Kecil Mikro dan Menengah Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Selatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DKI Jakarta melakukan sidak kepada 25 pedagang di Pujasera Blok S, Kebayoran. Jajanan seperti bakso, nasi goreng, lontong sayur padang dan beberapa jenis makanan dan minuman diuji sampel oleh BPOM.

Para pedagang terlihat panik dengan kedatangan para pegawai dari Pemkot Jakarta Selatan dan pegawai BPOM. Kemudian, para petugas BPOM melakukan uji sampling terhadap 25 sampel makanan yang dijajakan di sana.

Di sebuah mobil mini bus milik BPOM yang dipenuhi alat penguji makanan dengan beberapa parameter pengujian seperti formalin, borax dan zat pewarna. Ternyata, dari uji sampel yang dilakukan BPOM terdapat sebuah zat pewarna dari satu makanan dari lontong sayur padang yang terdapat kerupuk berwarna merah. Dari hasil tes itu, kerupuk berwarna merah itu mengandung zat pewarna Rodhamin B yang berbahaya untuk ginjal.

Kepala Suku Dinas KUMKMP Jakarta Selatan, Joko Indromartono mencoba menyambangi gerobak kecil yang sedang dijaga oleh Redi (26). Dia mencoba menanyakan mendapatkan kerupuk merah yang dijajakan kepada masyarakat. Namun sang pedagang terlihat gelagapan saat ditanya.

"Saya ngga tahu, kerupuk beli di mana. Saya hanya karyawan saja. Biasanya yang beli majikan saya," kata Redi sambil meninggalkan gerobaknya.

Mendengar kalau makanan lontong sayur padang mengandung zat pewarna, Raiza Andini (26), salah seorang pembeli merasa kaget. Dia menyisakan makanan yang dibeli seharga Rp 15.000 itu. Wanita yang tinggal di Ciledug itu lebih memilih untuk tidak melanjutkan makanannya takut ada hal-hal yang tidak baik.

"Tadi makan kerupuk merah tiga. Rasanya kriuk-kriuk, garing tapi hambar. Yang anehnya adalah warna merah masih menempel di lidah," kata karyawati salah satu perusahaan swasta itu.

Dia mengaku memang sering membeli lontong sayur Padang. Namun, baru kali ini mengetahui kalau kerupuk merah berbahaya untuk kesehatan.

"Soalnya, ini makanan favorit saya juga. Sering makan kerupuk merah kalau ada yang jual di pasar," kata dia.

Dia berharap, agar para pedagang lebih berhati-hati dalam menjajakan barang dagangannya kepada konsumen. Karena ini sangat membahayakan masyarakat.

Kepala Suku Dinas KUMKMP Jakarta Selatan menjelaskan tindakan sidak kepada para pedagang adalah salah satu program Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama untuk mencari makanan sehat. Sehingga, semua pedagang diwajibkan untuk menyajikan makanan sehat.

"Dari 25 sampel pedagang di Pujasera terdapat satu bahan makanan yang mengandung zat pewarna yaitu kerupuk merah. Kalau di Jalan Nyi Ageng Serang, Kuningan, terdapat tahu yang mengandung formalin," kata dia.

Menurutnya pedagang yang kedapatan menjual makanan tidak sehat diberikan himbauan dan surat peringatan agar tidak berjualan makanan itu. Jadi, ketika masih ada pedagang yang membandel maka akan dipidanakan. SUMBER: merdeka.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Mi Formalin Beredar di Pasar Tradisional Riau

REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Propinsi Riau menyatakan mie dengan kandungan formalin atau zat berbahaya dalam makanan saat ini beredar secara luas di pasaran, terutama pada pasar tradisional kabupaten/kota.

Kepala Disperindag Provinsi Riau, Ramli Walid di Pekanbaru, Jumat, menyebutkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) Pekanbaru untuk mengambil sejumlah sampel mie basah di pasaran.

"Saat ini masih diuji laboratorium dan hasilnya belum bisa kita umumkan pada masyarakat, agar mereka lebih waspada untuk tidak di konsumsi. Namun sampai hari ini kita belum dapatkan hasil dari BBPOM, terkait hasil uji lab terkait penggerebekan di industri rumah tangga mie basah," ucapnya.

Dia mengatakan, pihaknya telah melakukan kordinasi dengan disperindang tingkat kabupaten/kota di Riau, agar mereka segera melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional, guna mencari mie basah yang berformalin.

Selain itu, pihaknya telah memberi imbauan kepada instansi terkait untuk meningkatkan pengawasan secara ketat yang dilakukan secara terus menerus terhadap penjualan makanan dan minuman yang mengandung zat berbahaya untuk di konsimsi.

Disperindag Provinsi Riau belum memberikan sanksi tegas kepada produsen makanan berbahaya seperti mie berformalin karena produsennya adalah rumah tangga atau bersifat informal, sehingga pihaknya kesulitan dalam menjatuhkan sanksi disebabkan mereka tidak memiliki surat izin.

"Kita hanya bisa memberi imbauan kepada konsumen terkait konsumsi makanan yang berformalin, supaya mereka lebih selektif dan lebih berhati-hati lagi dalam memilih makanan," kata Ramli.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zainal Arifin meminta kepada masyarakat agar memilah dan memilih makanan yang dijual di pasaran karena beberapa jenis mengandung zat berbahaya bagi kesehatan tubuh seperti formalin.

"Kandungan zat seperti formalin, jika dikonsumsi secara terus-menerus, maka akan menyebabkan kesehatan menjadi terganggu. Daya tahan tubuh manusia jadi lemah akibat rusaknya organ tubuh baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang," ujarnya. SUMBER: republika.co.id

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Tempat Jajanan di Kebayoran Baru Jual Tahu Berformalin

KEBAYORAN BARU (Pos Kota) – Masyarakat diimbau mewaspadai makanan yang mengandung bahan berbahaya. Petugas Suku Dinas KUMKMP Jakarta Selatan menemukan tahu mengandung bahan dasar pengawet mayat (formalin) kadar tinggi dari pedagang makanan di kawasan Melawai 13, Kebayoran Baru.

“Hasil temuan dari sampel secara acak ini ditelusuri lebih lanjut di tingkat hulu oleh Badan Pengawasan Obata dan Makanan (BPOM) bersama Polri, karena penggunaan formalin berkadar tinggi dapat memicu penyakit seperti kanker,” kata Joko Indro Martono, Kasudin KUMKMP Jaksel, Rabu (4/3).

Dalam sidak bersama BPOM, Sudin KUMKMP Jaksel menyambangi pedagang makanan di 3 lokasi yakni di Melawai 13, pusat jajan di Blok S dan di lokasi penampungan pedagang (JS)-09 di Kuningan, Setiabudi. Dilengkapi dengan mobil laboratorium keliling.

Di JS-09 Setiabudi, tim menemukan tahu dengan kadar formalin sedang serta mie yang mengandung pewarna yellow metyl.

Sedangkan di pusat jajan di Blok S, petugas menyita kerupuk merah yang mengandung zat warna rhodamin B yang dapat menyebabkan gangguan ginjal dan hati. Kerupuk itu sebagai pelengkap lontong sayur.

“Meski positif mengandung zat berbahaya, pedagang belum dikenakan sanksi. Tapi jika dalam sidak berikutnya belum juga berubah, pedagang yang membandel itu akan kami pidanakan,” tandas Indro. SUMBER: poskotanews.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Waspadai Makanan Mengandung Borax dan Formalin di Jaksel

JAKARTA – Distribusi makanan-makanan dalam bentuk jajanan maupun kemasan di Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Jakarta Se‎latan, harus lebih ditingkatkan lagi pengawasannya. Karena pada kandungan makanan yang dijajakan PKL di dua titik lokasi tempat makan diduga terdapat formalin dan borax.

Ditegaskan oleh Kepala Suku Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan, Joko ‎Indromartono bahwa petugas telah mengambil sampel makanan pedagang binaan yang berdagang di tiga tempat. Karena di dua lokasi ini di duga bahan makanannya mengandung formalin dan borax. "Dua titik lokasi di Melawai 13, Pasar Blok S, Kebayoran Baru, dan Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan," ungkapnya pada Indopos.co.id, Minggu (1/3) malam.

Petugas juga telah melakukan sidak dan pengujian sampling makanan di tiga tempat itu. "Ditemukan banyak makanan yang tidak sehat mengandung formalin, borax dan zat pewarna," tegas Joko di Jakarta Selatan.

Dia menerangkan, pada makanan mengandung borax seperti mie kuning ‎dijual di Pasar Nyi Ageng Serang, Kuningan. Di Pasar Melawai ada 13 makanan mengandung borax dan formalin seperti gorengan tahu, mpek-mpek serta kerupuk ikan. "Ini kan berbahaya jika tidak terdeteksi berapa orang yang akan mengkonsumsi makanan tidak sehat itu," katanya.

Informasi yang dia terima juga di Pasar Blok S ada makanan yang mengandung borax. Namun, dia belum memeriksanya ‎ke lapangan.

Saat diselidiki kepada para pedagang, bahan makanan yang dijual di duga berasal dari Pasar Cipete. Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada pedagang agar tidak membeli bahan baku di Pasar Cipete. "Kebanyakan menjual makanan mereka pada sore hari sampai malam," ujarnya.

Sehingga, kalau kedapatan mereka masih berjualan makanan yang mengandung borax, formalin dan zat pewarna maka akan dipidanakan ke ranah hukum. "Kami sudah menghimbau para pedagang untuk tidak membeli disitu lagi. Kalau mereka‎ lanjut bisa dipidanakan. Untuk lebih lanjut kita akan cek ke lapangan di Pasar Blok S," tegasnya. SUMBER: www.indopos.co.id

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Mi Mengandung Formalin Beredar di Surabaya

TEMPO.CO, Surabaya - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Surabaya meminta masyarakat mewaspadai peredaran mi berformalin di pasaran. Ini menyusul temuan mi berformalin oleh Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya awal Februari 2015. Kepala Sie Layanan Informasi Konsumen BBPOM Surabaya Eni Yunianti mengatakan mi temuan Polrestabes Surabaya itu memang positif mengandung formalin. "Positif formalin," kata Eni kepada Tempo, Senin, 16 Februari 2015.

Diakui Eni, formalin biasanya ditemukan pada mi basah yang dijual di pasaran. Cirinya adalah tekstur berminyak dan ketika diletakkan di suhu ruangan selama 2-3 hari, mi berformalin tidak basi dan tidak berlendir. Padahal normalnya, mi basah akan basi dalam 1-2 hari di suhu ruangan.

Eni mengatakan masyarakat harus berhati-hati memilih makanan di pasaran. Formalin sangat berbahaya jika dicampur dengan makanan. Biasanya formalin dalam makanan ditemukan pada tahu, mi, dan bakso. Formalin hanya boleh digunakan untuk racun hama atau pembersih lantai.

Peredaran mi berformalin itu ditindaklanjuti Polrestabes Surabaya. Lim Ka Hing yang merupakan pembuat dan penjual mi dinyatakan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 136 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pangan dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara atau denda Rp 10 miliar.

Lim memproduksi mi itu di Pacet, Mojokerto, dengan menggunakan nama UD Ngatimah. Setiap hari, Lim memproduksi mi sebanyak 300 kantong plastik berukuran 5 kilogram. Dari pabrik, mi diberi harga Rp 33 ribu hingga Rp 35 ribu per plastik.

Mi berformalin itu kemudian dikirim ke sebuah rumah di Jalan Gang Gembong Nomor 18, Surabaya. Rumah itu dihuni oleh Menis, 44 tahun, yang merupakan adik ipar Lim. Setiap kali datang, Menis menyimpan mi di dalam gudang kayu berukuran 3 x 4 meter. Polisi juga menetapkan Menis sebagai tersangka karena menjual dan mengedarkan mi berformalin. Ia dijerat dengan Pasal 141 Undang-Undang Pangan dan diancam hukuman 2 tahun penjara. "Kami sudah periksa 5 orang saksi dan tetapkan 2 tersangka," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Surabaya Ajun Komisaris Besar Sumaryono.

Diduga, mi juga dipasarkan ke Sidoarjo dan Gresik. Saat ditemui wartawan, Menis mengaku tidak tahu jika mi yang diperoleh dari sang kakak tersebut mengandung formalin. Menis juga menyangkal jika gudang kayu yang tepat di sebelah rumahnya dipakai untuk menyimpan mi. "Bukan nyimpan, ya cuma ditaruh aja," ujarnya. Pengiriman mi itu, kata Menis, sudah berlangsung selama dua tahun.

Tapi menurut tetangga sekitar, distribusi mi ke rumah Menis sudah lebih dari lima tahun. "Sudah lama, lebih dari 5 tahun. Tapi nggak tahu jual ke mana," ujar perempuan yang enggan menyebut namanya. Perempuan itu juga mengatakan selama ini Menis tidak pernah menawarkan atau menjual mi tersebut kepada tetangga sekitar. SUMBER: www.tempo.co

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Penjual Makanan Mengandung Boraks dan Formalin Akan Diselidiki

WARTA KOTA, JAKARTA - PD Pasar Jaya akan menyelidiki kebenaran kabar penjualan beberapa bahan kebutuhan yang mengandung borax dan formalin di Pasar Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pasalnya, pihak PD Pasar Jaya belum mendapat laporan dari Suku Dinas Usaha Kecil Mikro dan Menengah Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Selatan, yang menyatakan pedagang yang berjualanan makanan mengandung zat berbahaya itu dibeli dari Pasar Cipete.

"Kita juga belum tahu itu pedagang pasar cipete yang mana yang di maksud," kata Kepala Humas PD Pasar Jaya, Agus Lamun saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/2/2015).

Dia mengatakan kalaupun memang ada pedagang yang menjual makanan yang mengandung bahan zat berbahaya seperti formalin dan borax tentu kepada mereka akan kita berikan pembinaan dan tindakan yang sesuai dengan aturan yang ada. Namun, pihaknya belum akan mengambil tindakan tanpa ada data yang jelas.

"Kami berharap yang memberikan informasi tersebutpun harus jelas dulu kebenarannya sehingga tidak menimbulkan fitnah yang dapat merugikan para pedagang Pasar Cipete itu nantinya akibat pemberitaan tersebut," kata dia.

Seperti diberitakan sebelumnya, peredaran makanan tidak sehat di Pedagang Kaki Lima (PKL) di wilayah Jakarta Se‎latan sudah sangat memperihatinkan. Pasalnya, dalam kandungan yang dijajakan PKL terdapat borax dan formalin.

Kepala Suku Dinas Usaha Mikro Kecil dan Menengah Perdagangan, Joko ‎Indromartono menuturkan pada Kamis (27/2), pihaknya telah mengambil sampel makanan pedagang binaan yang berdagang kaki lima di tiga tempat. Yaitu, di Melawai 13, dan Pasar Blok S, Kebayoran Baru, serta Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Dari hasil sidak dan pengujian sampling makanan di tiga tempat itu banyak makanan yang tidak sehat. Karena mengandung borax, formalin dan zat pewarna," kata Indromartono saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (28/2).

Dia menuturkan bahwa untuk makanan mengandung borax seperti mie kuning ‎yang dijual di Pasar Nyi Ageng Serang, Kuningan. Sementara untuk di Pasar Melawai 13 makanan mengandung boraz dan formalin seperti gorengan tahu, mpek-mpek dan kerupuk ikan.

"Untuk di Pasar Blok S menurup laporan yang saya terima ada yang mengandung borax. Tapi, saya belum ‎ke lapangan," kata dia.

Ketika diselidiki kepada para pedagang, bahan makanan yang dijual berasal dari Pasar Cipete. Oleh sebab itu, pihaknya menghimbau kepada pedagang agar tidak membeli bahan baku di Pasar Cipete.

"PKL kebanyakan menjual makanan mereka pada sore hari sampai malam," kata dia. Sehingga, kalau kedapatan mereka masih berjualan makanan yang mengandung borax, formalin dan zat pewarna maka akan dipidanakan ke ranah hukum.

"Kami sudah menghimbau para pedagang untuk tidak membeli disitu lagi. Kalau mereka‎ lanjut bisa dipanggil polisi dan dipidanakan," kata dia. SUMBER: wartakota.tribunnews.com

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.