Thursday, 15 August 2013

Pembandingan Beberapa Produk Test Kit Formalin yang ada di pasaran

Test formalin adalah salah satu test yang paling banyak dilakukan di industri makanan . Analisa ini biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah bahan makanan menggunakan formalin sebagai pengawet. Bahan makanan yang biasanya menggunakan formalin adalah tahu, baso dan ikan.

Di Indonesia , banyak beredar test kit untuk menguji adanya formalin di makanan. Mulai dari yang buatan jerman, thailand sampai buatan dalam negri. Bahkan ada satu universitas yang mulai memproduksi dan menjualnya ke publik.

Sepanjang yang kami tahu, test kit yang paling banyak dijual adalah test kit buatan jerman dari Merck. pada waktu ditemukannya penggunaan formalin secara masif, test kit ini habis hanya untuk melayani pasar Indonesia.

Di Merck, test kit formalin yang tidak menggunakan instrument terdiri dari dua jenis yaitu Aquamerck dan Mercoquant. Keduanya dibedakan berdasarkan range analisa , kemudahan dan tingkat sensitivitas analisa.

Berikut adalah perbedaan aquamerck dan mercoquant :

Aquamerck
  • Menggunakan tabung dan colour card sebagai pembanding
  • Menggunakan 2 pereaksi
  • Memerlukan pH paper untuk mengatur pH sebelum pemeriksaan
  • Memerlukan bahan dan peralatan untuk mencuci tabung
  • Kadar 0,1 – 0,25, 0,4 -0,6 -0,8 -1,0 – 1,5 ppm formalin
  • cost pertest Rp.17.000,00

Mercoquant
  • Menggunakan pembanding yang terdapat pada botol test kit
  • Berbentuk stik, mudah digunakan , tinggal dicelup dan lihat perubahan warna
  • Tidak memerlukan bahan lain
  • Kadar 10 – 20 – 40 -60 – 100 ppm formalin
  • cost per test Rp.9.900,00

COBA KITA BANDINGKAN DENGAN TEST KIT EASY TEST. Test Kit Formalin Easy Test dibandorl dengan harga MURAH untuk 50 kali pengujian, artinya bea per analisa untuk test kit ini hanya Rp.3.000,00 artinya sekitar 1/3 sampai 1/6 kali harga analisa test kit Merck. Test kit ini mampu mendeteksi dengan tingkat sensitifitas sampai 2 ppm artinya masih jauh lebih teliti dibandingkan test kit formalin Mercoquant.

Kelemahan Test Kit Formalin Easy Test ada pada pengukuran semikuantitatif jika perkiraan konsentrasi kandungan formalin menjasi HAL PENTING (karena tidak ada color card dalam paketan test kitnya), tapi dengan peraturan bahwa formalin tidak boleh ada maka penentuan konsentrasi formalin menjadi kurang penting pada banyak pengguna test kit. Jikapun mau mencoba melihat konsentrasi formalin yang ada di bahan uji, dengan membuat larutan standar formalin dari konsentrasi 0, 2, 5, dan 10 ppm maka dapat diperkirakan konsentrasi formalin pada bahan uji dengan membandingkan tingkat pewarnaan test kit pada larutan standar dengan bahan uji.

Jika mau membandingkan dengan Test Kit Formalin ChemKit, saya tidak komentar...!! Silahkan coba bandingkan tingkat pewarnaan Test Kit Formalin Easy Test dengan Test Kit itu dan silahkan ada berkomentar sendiri.

Dalam melakukan analisa formalin dengan menggunakan test kit ini, yang menjadi permasalahan biasanya adalah bagaimana melakukan sample preparation, pada beberapa bahan uji yang berwarna biasanya warna yang ada dapat menyebabkan kesalahan pengujian. Jika warna larutan ekstrak tidak terlalu mengganggu maka hal ini dapat diabaikan, tapi JIKA MENGGANGGU maka biasanya digunakan bahan pembantu carez 1 san carez 2. Ke dua reagen ini bisa membantu mengubah cairan menjadi jernih tanpa mengurangi kadar formalinnya.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam analisa menggunakan test kit ini adalah ;
  1. Analisa ini merupakan analisa semi kuantitif, artinya hasil yang didapatkan bukan merupakan nilai eksak yang bisa dijadika standar. Jika dibutuhkan hasil yang akurat analisa harus diulang dengan menggunakan instrumen yang lebih sensitif.
  2. Karena menggunakan mata sebagai alat pembaca, hasil pembacaan biasanya akan berbeda untuk tiap orang . Hasil pembacaan juga akan berbeda untuk tiap tempat dengan penerangan yang berbeda.
  3. Warna pengukuran tidak stabil terlalu lama.

Note: Sebagian tulisan diambil dari A l a t A l a t l a b o r a t o r i u m . c o m

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Monday, 24 June 2013

Macam-macam Pemanis Buatan Yang Sering Digunakan

Sesuai sebutannya bahan tambahan makanan ini berfungsi untuk memberi rasa manis, yang biasanya memiliki nilai kalori lebih rendah dari gula biasa. Ada 3 macam pemanis buatan yang sering digunakan yaitu Sakarin, Siklamat, dan Dulcin.

Berikut penjabaran bahaya ketiga pemanis buatan yang sering digunakan tersebut:

Dulcin
Berdasarkan penelitian FDA tentang ketoksikannya, diketemukan bahwa Dulcin menyebabkan tumor hati dan mengganggu produksi sel darah merah pada binayang. Sedang P-4000 dapat merusak ginjal dan mengganggu fungsi tiroid. UNTUK PEMANIS BUATAN INI Easy Test meluncurkan TEST KIT DULCIN sebagai sarana pendeteksi cepat kandungan Dulcin pada produk pangan (padat atau cair). Informasi produk ini dapat dilihat lengkap pada link Easy Test Kit 

Sakarin
Sakarin dan Siklamat masih diperkirakan aman sebagai BTM karena tidak terlihat efek langsung dan nyata pada penggunaan yang banyak. Pada penelitian lebih lanjut diketemukan bahwa siklamat ataupun hasil metabolismenya (Cyclohexylamine) bersifat karsinogenik, sehingga sekarang dilarang. Sedang di Indonesia walaupun ada pembatasan, belum ada larangan penggunaannya yakni sakarin, siklamat, dan aspartame. UNTUK PEMANIS BUATAN INI Easy Test meluncurkan TEST KIT SAKARIN sebagai sarana pendeteksi cepat kandungan Sakarin pada produk pangan (padat atau cair). Informasi produk ini dapat dilihat lengkap pada link Easy Test Kit 


Siklamat
Sakarin tidak mengandung kalori, tetapi memiliki daya kemanisan 300 kali dari gula pasir, sedang aspartame 180 – 200 kali gula pasir dan mengandung kalori sama dengan gula pasir. Siklamat memiliki daya kemanisan 30 kali dari gula pasir dan tidak memiliki kalori. UNTUK PEMANIS BUATAN INI Easy Test meluncurkan TEST KIT SIKLAMAT sebagai sarana pendeteksi cepat kandungan Siklamat pada produk pangan (padat atau cair). Informasi produk ini dapat dilihat lengkap pada link Easy Test Kit 


Analisa pemanis buatan dalam makanan atau minuman menarik untuk dilakukan, misalnya untuk mendeteksi pemalsuan, penggunaan pemanis yang tidak diijinkan, jumlah pemanis yang digunakan, mengontrol kadar pemanis selama proses produksi makanan dan minuman, dan sebagainya. Badan pengawas mempunyai tanggung jawab penuh dalam mengontrol penyalah-gunaan pemanis buatan pada produk pangan yang tidak semestinya.

SUMBER ARTIKEL: Kompilasi dari beberapa sumber

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.

Thursday, 16 May 2013

Sakarin dan Siklamat serta BAhayanya Untuk Kesehatan

Sakarin (C7H5NOS) merupakan pemanis buatan yang mempunyai rasa manis 200-700 kali sukrosa (yang biasa disebut gula). Sakarin secara luas digunakan sebagai pengganti gula karena mempunyai sifat stabil, nilai  kalori rendah dan harganya relatif murah. Selain itu, sakarin juga banyak digunakan untuk mengganti sukrosa untuk bagi penderita diabetes melitus atau untuk bahan pangan yang berkalori rendah.

Penggunaan sakarin biasanya dicampur dengan bahan pemanis yang lain seperti siklamat, dengan maksud untuk menutupi rasa tidak enak (pahitgetir) dari sakarin dan bertujuan untuk lebih memperkuat rasa manis. Keuntungan yang sangat utama yang dimanfaatkan oleh masyarakat terutama industri-industri makanan besar dari penggunaan sakarin yaitu didapatkan kemanisan yang sangat tinggi hanya dengan penggunaan sakarin dalam jumlah yang sedikit. Sehingga ini akan sangat menguntungkan bagi industri tersebut dalam bidang perekonomian yaitu mampu menekan biaya produksi.

“Siklamat merupakan jenis pemanis buatan yang memiliki kemanisan  30 kali lebih manis daripada sukrosa”. Siklamat pertama kali ditemukan dengan tidak sengaja oleh Michael Sveda dari University of Illinois saat berusaha mensintesis obat antipiretik pada tahun 1937. Penggunaan siklamat pada awalnya hanya ditujukan untuk industri obat, yaitu untuk menutupi rasa pahit dari zat aktif obat seperti antibiotik dan pentobarbital. Sejak tahun 1950 siklamat dikenal secara luas sebagai pemanis buatan dan ditambahkan ke dalam pangan dan minuman. Siklamat biasanya tersedia dalam bentuk garam Natrium dari asam siklamat dengan rumus molekul C6H11NHSOH.

Berbeda dengan sakarin yang dalam penggunaanya akan memberikan efek rasa pahit, pada penggunaan siklamat dalam makanan atau minuman tidak akan memberikan efek rasa pahit. Rasa manis yang dihasilkan dari penggunaan siklamat tanpa adanya rasa ikutan pahit inilah yang menjadi dasaran dari penggunaan siklamat.

Disamping rasa manis, sakarin juga mempunyai rasa pahit yang disebabkan oleh kemurnian yang rendah dari proses sintesis. Sakarin secara luas digunakan sebagai pengganti gula karena mempunyai sifat yang stabil, nonkarsinogenik, nilai kalori rendah, dan harganya relatif murah, selain itu sakarin banyak digunakan untuk mengganti sukrosa bagi penderita diabetes mellitus atau bahan pangan berkalori rendah. Penggunaan sakarin biasanya dicampur dengan bahan pemanis lain seperti siklamat atau aspartam. Hal itu dimaksudkan untuk menutupi rasa tidak enak dari sakarin dan memperkuat rasa manis. Sebagai contoh kombinasi sakarin dan siklamat dengan perbandingan 1:3 merupakan campuran paling baik sebagai pemanis yang menyerupai gula dalam minuman.

Produk pangan dan minuman yang menggunakan sakarin diantaranya adalah minuman ringan (soft drinks), permen, selai, bumbu salad, gelatin rendah kalori, dan hasil olahan lain tanpa gula. Selain itu sakarin digunakan sebagai bahan tambahan pada produk kesehatan mulut seperti pasta gigi dan obat pencuci (penyegar) mulut (Cahyadi, 2006).

BAHAYA SAKARIN

Pengkonsumsian sakarin dalam dosis yang lebih mampu memutuskan plasenta pada bayi. Selain itu secara khusus pengkonsumsian sakarin akan menimbulkan dampak dermatologis bagi anak-anak yang alergi terhadap sulfamat kemudian akan memacu tumbuhnya tumor yang bersifat karsinogen.

Sakarin dalam bentuk garam yaitu Natrium sakarin di dalam tubuh tidak mengalami metabolisme sehingga sakarin ini di ekskresikan meaui urine tanpa perubahan kimia. Bagaimanapun sakarin mampu keluar dari tubuh dalam bentuk utuh tetap saja akan ada zat-zat tesebut yang masih tertinggal di dalam tubuh. Tertinggalnya sakarin dalam tubuh ini karena tidak bisa di metabolisme oleh tubuh maka semakin lama akan mengalami penumpukan dalam tubuh dan mampu menjadi sesuatu yang berbahaya bagi tubuh.  Efek-efek berbahayanya bagi tubuh dapat dilihat sebagaimana keterangan di atas.

BAHAYA SIKLAMAT

Siklamat memunculkan banyak gangguan bagi kesehatan, di antaranya tremor (penyakit syaraf), migrain dan sakit kepala, kehilangan daya ingat, bingung, insomnia, iritasi, asma, hipertensi, diare, sakit perut, alergi, impotensi dan gangguan seksual, kebotakan, dan kanker otak.

Hasil metabolisme siklamat yaitu sikloheksilamin yang bersifat karsinogenik. Oleh karena itu, ekskresi siklamat dalam urine dapat merangsang tumor dan mampu mneyebabkan atropi yaitu pengecilan testikular dan kerusakan kromosom. Pengkonsumsian siklamat dalam dosis yang lebih akan mengakibatkan kanker kandung kemih. Selain itu akan menyebabkan tumor paru, hati, dan limfa.

Sebagaimana sakarin yang tidak bisa dimetabolisme, senyawa Sikloheksilamin yang merupakan senyawa hasil metabolisme siklamat dalam tubuh juga tidak bisa dicerna oleh tubuh. Senyawa ini dalam tubuh juga akan mengendap dan memicu berbagai  kerusakan dalam tubuh
sebagaimana yang telah   disebutkan diatas.

SUMBER ARTIKEL: dari beberapa sumber

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.