Friday, 12 November 2010

Cara Untuk Melakukan Pengujian Kandungan Formalin pada Bahan Makanan

Umumnya, formalin merupakan larutan formaldehida 37% dalam larutan air. Cara mengisolasi formalin dari makanan (misalkan tahu) dapat dilakukan dengan mengekstrak makanan menggunakan pelarut H2O pada suhu ruangan.

Analisis formalin bisa dilakukan dengan metode enzimatis secara fluorimetri, HPLC, GC dan spektrofotometri. Dari kesemuanya yang sering digunakan, yakni metode spektrofotometri (karena mudah dan murah) dengan mereaksikan formalin dengan alkanon dalam media garam asetat sehingga terbentuk senyawa kompleks berwarna kuning dan diuji pada gelombang sepanjang 410 nm.

Yakinkan juga bahwa dalam tahu tidak mengandung Fe3+, karena akan menjadi interferer, dimana Fe3+ juga bekerja pada panjang gelombang 410 nm. Kalau interferensi ini susah dihindari coba lakukan scanning panjang gelombang dulu menggunakan formalin murni dan cari panjang gelombang alternatif selain 410 nm. Interferensi Fe3+ perlu dipertimbangkan karena pada saat penggilingan kacang kedelai pada pembuatan tahu saat ini banyak menggunakan mesin giling logam, bukan batu padas seperti dulu.

Untuk Anda yang tidak memiliki kemampuan analisis laboratorium, Anda dapat menggunakan perangkat alat uji cepat yang banyak disediakan di pasaran. ET (Easy Test) adalah salah satu merk alat uji cepat dimana salah satu produknya adalah Test Kit Formalin.

Test Kit Formalin merupakan alat uji cepat kandungan formalin yang mudah untuk digunakan siapa saja dengan background pendidikan apa saja. Test Kit Formalin berbasis pada analisis pembentukan warna antara formaldehid atau formalin dengan pereaksi warna yang ada didalamnya. Warna ungu akan terbentuk jika produk positif mengandung formalin.

ET (Easy Test) melempar produk Test Kit Formalin ini ke pasaran dengan bandrol harga yang SANGAT TERJANGKAU, dimana satu paket dapat digunakan untuk 50 kali pemakaian analisis. Prosedur analisis kandungan formalin pada bahan makanan dengan Test Kit Formalin ET (Easy Test) adalah sbb,
  • Cincang/ iris kecil-kecil bahan yang akan diuji
  • Masukkan dalam gelas sekitar 1 sendok teh bahan tersebut
  • Tambahkan air sebanyak 20-20 ml (sekitar 2-4 sendok makan)
  • Aduk campuran, dan tuangkan (airnya saja) kedalam botol uji yang disediakan sebanyak 5 ml (atau 1 sendok makan atau 1/3 isi botol uji)
  • Teteskan REAGENT A sebanyak 4 tetes dan dilanjutkan REAGENT B 4 tetes
  • JIKA TERBENTUK WARNA UNGU, berarti bahan yang diuji POSITIF MENGANDUNG FORMALIN

Test kit kami paling murah di Indonesia, Silahkan buktikan..!!

DETAIL PRODUK KAMI KLIK DISINI | DAFTAR HARGA KLIK DISINI | PROSEDUR PEMESANAN KLIK DISINI

Salam Hangat
www.testkitshop.com | www.etgroupbiz.com | www.easytestinfo.com

Note: ET Group memproduksi beberapa test kit analisis mutu pangan bermerk Easy Test dengan jenis varian antara lain Test Kit Formalin, Test Kit Boraks, Test Kit Methanil Yellow, Test Kit Rhodamine B, Test Kit Mutu Pangan 4 Varian, Test Kit Formalin Paket Industri, TEST KIT MUTU PANGAN 4 VARIAN (PAKET INDUSTRI), Test Kit Sianida, Test Kit Peroksida, Test Kit Hipoklorit (Kaporit), Test Kit Siklamat, Test Kit Sakarin, Test Kit Asam Salisilat, Test Kit Alkalinitas (Alkalinity), Test Kit Asam Sorbat, Test Kit Benzoat, Test Kit Oksalat (Oxalate), Test Kit Tiosianat (Thiocyanate), Test Kit Nitrit, Test Kit Iodat, Test Kit Oksalat, Test Kit Potassium Bromate (Kalium Bromat) dan macam-macam test kit lainnya.
>

No comments:

Post a Comment

THANKS SO MUCH FOR: Google Search Engine, GMail, Blogger.Com, Yahoo, Yahoo Mail, Wordpress, Blog Detik, IndoNetwork, Twitter, Facebook, and others that help me reach more useful things with internet